Pangdam XVII/Cendrawasih Resmikan Gedung Gereja GKI Pniel Dafi Numfor

Lensapapua, Biak –  Pangdam XVII/Cendrawasih Papua Mayor Jendral TNI Herman Asaribab meresmikan Gedung Gereja GKI Pniel Dafi Distrik Bruyadori Numfor Timur, Kabupten Biak Numfor, didampingi oleh  Dandrem 173/PVB, Brigjen TNI Iwan Setiawan dan disaksikan oleh Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, Jumat (28/08/2020).

Pentahbisan gedung Gereja Dafi dilakukan oleh Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu, MTh, sementara untuk ibadah perdana peresmian Gereja dipimpin anggota oleh BP Am Sinode Wilayah III,Pdt.Michael Kapisa. Turut hadir pula dalam peresmian Gereja ini Bupati Manokwari Selatan Mesak Maran, Staf Khusus Kantor Staf Presiden RI, Laus Rumayom, Dandim 1708/BN, Kapolres Biak Numfor serta forkopimda Biak Numfor dan Supiori.

Pangdam XVII/Cendrawasih yang juga merupakan salah satu putra terbaik Biak Numfor tepatnya berasal dari Kampung Dafi Distrik Buryadori Numfor Timur ini menjelaskan untuk peresmian gedung Gereja GKI Pniel Dafi seharusnya dilaksanakan Juli 2020, namun terkait kondisi dan cuaca sehingga diundurkan bulan ini dan bisa diresmikan hari ini dengan dukungan penuh oleh Ketua Sinode GKI Papua serta pemerintah setempat dalam hal ini Bupati Biak Numfor dan jajaran.

“Hari ini kami melaksanakan peresmian  Gedung Gereja Baru, maksudnya pergeseran dari gereja lama, perpindahan alat alat perangkat ibadah dipindahkan ke gereja baru untuk difungsikan, dengan harapan ke depan gereja ini bisa menghadirkan SDM yang baik disini, supaya membuka wawasan berfikir, merubah karakter  bagaimana menghadapi perkembangan situasi yang saat ini yang makin modern dan berkembang, sehingga adanya perubahan seperti ini bisa membawa peningkatan bagi kampung ini dari Sisi ekonomi,” jelasnya kepada Wartawan usai peresmian Gedung Gereja.

Selanjutnya, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran TNI, secara khusus Pangdam XVII/Cendrawasih Papua dan jajaran yang begitu memberi perhatian sehingga pembangunan gedung gereja baru ini boleh terlaksana dalam waktu yang begitu cepat dan hari ini boleh diresmikan dan ditahbiskan.

“Terimakasih kepada semua yang sudah terlibat dalam pembangunan gedung gereja ini, dengan harapan kedepan kerjasama, kebersamaan masyarakat dengan TNI terus terjalin dengan baik dan kita jaga bersama, kepada warga jemaat yang ada saya harap bisa menjaga dan menggunakan sarana ibadah ini sesuai dengan peruntukannya dengan baik,” ujarnya.

Bupati Biak Numfor, turut mengapresiasi adanya satu gedung Gereja baru di wilayah pemerintahannya. Ia berharap Kedepan kemitraan TNI bersama pemerintah terus terjalin, “Adanya pembangunan tempat ibadah seperti ini sangat bermanfaat untuk pembinaan mental spriritual cara khusus umat Kristen disini, saya harap kedekatan masyarakat dengan pemerintah daerah, TNI, masyarakat, adat dan agama tetap terjalin, kita tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan dalam bingkai NKRI,” tutur Bupati.

Hal yang sama disampaikan pula oleh Bupati Manokwari Selatan yang salut atas kerjasama yang baik, Pangdam bersama Bupati Biak Numfor, sehingga bisa menghadirkan sebuah gedung Gereja untuk jemaat yang ada di Kampung Dafi, Kedepan ia berharapan hal yang sama juga bisa dilakukan juga di Papua barat. “Sarana prasarana peribadatan ini sangat penting karena melaluinya kita boleh menghadirkan persekutuan, sehingga umatnya terhindar dari berbagai macam hal negatif, masa depan dan keamanan semuanya bisa terkendali dibawa kasih Tuhan melalui gereja,”imbuhnya.

Sementara itu, Staf Khusus Kantor Staf Presiden RI yang juga merupakan salah satu putra terbaik Biak Numfor menyampaikan rasa hormatnya kepada Pangdam XVII/Cendrawasih yang telah berinisiasi untuk membangun gedung Gereja di Kampung Dafi Numfor. “Bapak Pangdam Papua bukan hanya membangun sebuah gereja tapi juga membangun jaringan kerja, kolaborasi kerja bersama gereja, pemerintah daerah, DPR dan juga bersama masyarakat di kampung ini,” katanya.

Dikatakan bahwa dalam semangat perjuangan  visi misi presiden membangun SDM unggul Indonesia Maju tentu tidak hanya saja dimulai dari kota- kota tapi kita juga dimulai dari kampung, menurutnya peresmiam gereja ini adalah simbol dari sebuah penguatan SDM di bidang spriritual. “Kami berharap melalui peresmian gereja ini mewujudkan hadirnya negara tidak hanya di kota tapi sampai di kampung dan pelosok, kehadiran kami disini sambil melihat kemungkinan kemungkinan pembangunan di sini, infrastruktur pelabuhan, bandara dan lain lain untuk dilaporkan kepada bapak Presiden terkait dengan situasi kondisi pembangunan di sini sehingga tidak menutup kemungkinan satu saat beliau nanti bisa berkunjung ke sini,” ujarnya.

Perlu diketahui proses pembangunan ini dilakukan selama kurang lebih 3 bulan atas kerjasama TNI dan warga sekitar, dengan total biaya pembangunan kurang lebih 3 Miliar Rupiah. Acara peresmian Gereja ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Numfor terlihat dari kehadiran sekitar seribu lebih warga kampung di sekitar Distrik Bruyadori serta ratusan warga Manokwari Papua Barat yang juga datang di Pulau Numfor menghadiri peresmian Gereja GKI Pniel Dafi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.