Molor Dari Daerah Lain, DPRK Kabupaten Sorong Segera Diseleksi

oppo_16
banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Tahapan seleksi anggota DPRD jalur Otsus Kabupaten Sorong akan segera bergulir dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpol Kabupaten Sorong, Adri Timbang, Kamis (6/6/2024).

banner 325x300

Menurut Adri Timban, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan tahapan seleksi dari Pj. Gubernur Papua Barat Daya.

“Kami masih menunggu juknis pelaksanaan. Semoga saja segera turun dalam minggu ini,” harap Adri.

Ia mengungkapkan tahapan dan proses seleksi DPRK di Provinsi PBD tertinggal dari Provinsi Papua Barat yang sudah menggulirkan tahapan sosialisasi pendaftaran dan seleksi kepada kelompok masyarakat adat.

“Iya, saat ini kita maklumi mengingat PBD merupakan provinsi yang baru saja dimekarkan sehingga kelengkapan perangkat daerah belum terpenuhi sehingga berimbas pada mundurnya jadwal tahapan seleksi DPRK,” papar Adri Timban.

Disinggung terkait kesiapan, Adri Timban menegaskan pemerintah Kabupaten Sorong siap melaksanakan seluruh tahapan seleksi hingga pelantikan anggota DPRK bulan Oktober mendatang.

“Kita sudah siap dari jauh hari, anggaranpun sudah dimasukkan dalam anggaran APBD induk dan sudah turun dalam DPA pelaksana. Kita upayakan akan dilantik bersamaan dengan anggota DPRD jalur parpol hasil pemilu Februari lalu,” terangnya.

Timban mengaku kuota anggota DPRK Kabupaten Sorong masih menunggu juknis yang juga akan memuat tentang hal tersebut.

“Iya secara pasti kita belum tahu jumlah kuota anggota DPRK Kabupaten Sorong, nanti ada dalam juknis dari gubernur. Tapi menurut peraturan akan ada 6 kursi. Jadi anggota DPRK Kabupaten Sorong akan mewakili 3 wilayah adat yakni Moi Kelim di wilayah Pantura, di bagian Selatan, Klabra dan sekitanya serta di bagian Barat, Moisegin dan Moi Maya,” jelas Kaban Kesbangpol Kabupaten Sorong. red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.