BMKG Sorong: “Tidak Ada Data Dan Indikasi Salju Turun Di Raja Ampat”

Lensapapua, Jagat dunia maya Facebook khususnya bagi masyarakat di Raja Ampat hingga Sorong Raya dikagetkan dengan viralnya foto-foto turunnya salju didaerah Waisai Kabupaten Raja Ampat ditanggal 16 September lalu, foto yang viral tersebut sontak membuat masyarakat bertanya-tanya kebenaran adanya salju didaerah dimaksud.

Erasmus Kayadu, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sorong saat dikonfirmasi mengatakan, fenomena turunya salju disuatu daerah harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya suhu dikawasan yang turun salju yakni 0 derajat celcius atau dibawah suhu 0 derajat tersebut, Radar pengamatan suhu milik BMKG tidak menunjukkan suhu 0 derajat diwaisai, namun jika hujan es bisa saja terjadi, sebab dimusim hujan dan pancaroba saat ini, awan Comulonimbus yang aktif menyebabkan beberapa daerah di Indonesia sempat menerima hujan Es dimaksud, oleh karena itu untuk mengetahui benar tidaknya salju turun di Waisai, dapat dilihat dari konsisi tumbuh-tumbuhan ditempat turun salju yang akan mati karena menerima suhu sangat rendah.

“Kalau hujan es mungkin bisa saja, karena kondisi hujan, dan musim pancaroba saat ini dapat menjadi penyebab, dan hujan es ini dapat terjadi dikawasan tropis sekalipun, sedang hujan salju harus ada kriteria suhu 0 derajat, dan untuk mengetahui benar tidaknya salju tersebut dapat diamati tumbuhan ditempat turunnya salju seharusnya mati karena tidak mampu bertahan dibawah suhu 0 derajat” kata Erasmus Kayadu menerangkan.

Selain fenomena Salju, bisa jadi dikawasan yang dinyatakan turun salju ada tumbahan bahan busa dan sejenisnya, namun pihak BMKG menyayangkan belum dapat memastikan kebenaran salju yang turun di Waisai. Yud/red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.