Kapal Perang TNI AL KRI Banda Aceh 593 Singgah di Biak, Masyarakat Bebas Berkunjung

Lensapapua, Biak – Kabupaten Biak numfor mendapat kehormatan dengan bisa melihat langsung Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh 593 yang singgah dan bersandar di Dermaga Pelabuhan Biak numfor pada Kamis pagi (22/8/2019).

KRI Banda Aceh – 593 adalah salah satu jenis kapal perang Republik Indonesia, KRI Type LPD (Landing Platfom Dock) merupakan Produk anak Bangsa yang dibuat di PT PAL Surabaya, Kapal yang mengangkut dua batalion Angkatan Darat ini sebelumnya singgah di Jayapura selama 10 hari untuk standby menunggu pasukan.

Kapal ini merupakan kapal Perang terbesar yang di buat PT PAL, memiliki
panjang 123 meter, lebar 25 meter ,berat benaman 7300 ton, kecepatan 20 knots dan memiik kemampuan daya angkut total sebanyak tiga unit helicopter Jenis Mi-2/ Bell 412, dua unit LCVP ( Landing craft Vehicle Personil ), tiga unit howitzer, dan 21 tank serta sering digunakan untuk pergeseran pasukan (serpas) sebanyak 1sampai 2 Batalyon TIN AD, kapal ini juga dilengkapi dengan senjata meriam caliber 40 mm dan 20 mm.

Kapal ini dibuat menggunakan konstruksi lambung ganda (Double bottom) dan dilengkapi bow thruster untuk memudahkan dalam bermanuver. KRI Banda Aceh di desain untuk memenuhi tugas operasi TNI AL diantaranya untuk landing craft carrier yakni ICU 23m, pendaratan pasukan,operasi Ampibhi yang digunakan untuk mengangkut elemen kekuatan perang darat untuk misi misi gerak cepat, selain itu juga di gunakan untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Komandan Lanal Biak, Kolonel Laut (P) Budi Darmawan Amran mengatakan Biak numfor mendapat kehormatan menjadi tempat sandar KRI Banda Aceh 593 karena kapal ini juga adalah kekuatan TNI AL dengan multifungsi, kapal ini hampir tidak pernah istirahat karena jam layarnya sangat tinggi seperti ikut pelatihan di luar negeri maupun didalam negeri serta sering menjadi kapal untuk kegiatan protokoler kenegaraan Presiden dan Kementerian.

“Kami harapkan masyarakat Biak bisa naik dan melihat langsung kapal kebanggaan produk anak bansa ini dan bisa mendapatkan wawasan tentang TNI AL , karena dengan senang hati para prajurit yang ada di dalam kapal akan memberikan informasi tentang kemaritiman dan TNI AL,” Ujar DanLanal.

Sementara itu, Komandan KRI Banda Aceh 593, Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr. (Han). Mengungkapkan pelayaran kapal ini dalam rangka mendukung Serpas Sermat Satgas Pamtas RI-PNG tahun 2019 dari sektor utara, dengan mengangkut 2 batalyon TNI AD yang telah selesai bertugas dan akan kembali ke batalion masing – masing, dari Jayapura dan singgah di Biak dalam rangka bekal ulang serta membawa satu unit Ambulance untuk RS Lanal Biak dan beberapa perlengkapan untuk mendukung logistik, kemudian akan berangkat berlayar ke Kendari dan kembali ke Jakarta dalam rangka Latgap TNI.

“Jadi selama KRI Banda Aceh 593 berada di Biak, masyarakat umum diperkenankan untuk naik dan melihat langsung ke atas kapal yang di buat pada tahun 2011 ini yang sudah kurang lebih 8 tahun beroperasi,” Ungkapnya

Komandan KRI Banda Aceh menambahkan bahwa ini merupakan pengalaman yang luar biasa karena pertamakali bagi seluruh prajurit KRI Banda Aceh 593 datang ke Biak dengan penyambutan yang luar biasa.

“Mudah-mudahan selama kami di sini, bisa bermanfaat bagi pengenalan angkatan laut dan juga kemaritiman, harapan kami juga bisa menggugah masyarakat di sini untuk bisa menjadi anggota TNI AL,” Tutur Komandan KRI Banda Aceh 593.

Kapal ini memiliki total 125 Crew dan rencananya hanya satu hari di Biak dan pada Jumat 23/8 akang berlayar kembali melanjutkan tugas. Sejak 2011 ada berbagai operasi yang telah dilakukan KRI Banda Aceh 593 seperti latihan ke luar negeri yaitu Hawai, Kartika Jala Krida Taruna Akademi AL ke New Zealand, kemudian operasi SAR seperti SA Air Asia, SAR Lion Air yang jatuh di tanjung karawang.(red/rin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.