1 Pasien Covid Kabsor Dinyatakan Sembuh Dengan Riwayat Hipertensi

Lensapapua- Satu pasien berinisial M, warga Kelurahan Majener, Distrik Salawati telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 oleh tim medis  Sorong, yakni salah satu dokter spesialis yang merawatnya, setelah pihaknya  melakukan  swab selama dua kali berturut-turut. Namun, yang merawat pasien tersebut, mengaku ternyata ada riwayat penyakit lain (hipertensi).

 

Satu pasien yang dinyatakan sembuh segera bergegas kembali berkumpul bersama keluarga, dan hal ini ditandai dengan penyerahan surat keterangan sehat dari Bupati Sorong Johny Kamuru kepada yang bersangkutan, Selasa (26/5-2020) di kawasan perkantoran kilometer 24 Aimas.

 

Bupati Johny Kamuru terus melayangkan apresiasi dan terima kasih atas kesigapan Tim Satgas Covid-19, yang dinakhodai mantan Sekda Mohammad Said Noer dalam  sepak terjangnya bersama tim dalam melakukan berbagai tugas, dan tanggung jawabnya mengatasi pendemi virus corona di wilayah ini.

 

Kembali orang nomor satu berpesan kepada pasien inisial  M,   setelah Tim Satgas mengantar ke rumahnya nanti masih ada masa inkubasi selama 14 hari, sehingga tetap memakai masker.

 

Selain itu, bupati minta  pasien ini agar bisa berikan sosialisasi kepada tetangga atau warga sekitar, dengan berbagai pengalaman selama dirawat.

 

Juga diharapkan setiap warga harus patuhi protokol kesehatan dari pemerintah, diantaranya tetap memakai masker saat keluar rumah, budayakan cuci tangan pakai sabun secara teratur usai melakukan kegiatan, konsumsi sayur dan buah serta melakukan olahraga yang cukup.

 

Sementara itu, Ketua Tim Satgas Covid-19 Mohammad Said Noer  menyampaikan bahwa saat ini kita  akan kembali  melepaskan satu pasien, yang dinyatakan sembuh  dari Covid-19, sehingga total pasien yang telah kita kembalikan ke pihak keluarganya sudah mencapai 4 orang.

 

“Memang pasien  ini sebelumnya 22 hari dirawat di rumah sakit,  dan sengaja kita  tidak gabungkan dengan pasien lainnya, yang kita karantinakan di beberapa gedung di kilometer 24. Karena yang bersangkutan juga menderita (riwayat hipertensi), sehingga harus ditangani secara khusus oleh  tim medis,” sebutnya.

 

Dokter  Spesialis Penyakit Dalam Devi Lasut, menjelaskan bahwa pasien ini baik-baik saja ketika dirawat, dan  kondisinya lumayan bagus.

 

“Kita patut berbangga sekarang ini kita di Rumah Sakit  Sorong telah memiliki alat pemeriksa swab sendiri, sehingga  dalam pemeriksaan selanjutnya  tes laboratorium  bagi pasien Covid-19 tak perlu lagi harus ke Makassar, Sulsel,” ucapnya.

 

Jadi, satu pasien yang dinyatakan sembuh untuk dikembalikan ke pihak keluarga merupakan hasil swab kita di Sorong selama dua kali berturut-turut negatif, sehingga dinyatakan sembuh.

 

Terakhir, dokter Devi kembali berpesan agar yang bersangkutan tetap jaga keseimbangan pola makan. Terutama hindari makanan yang mengandung kadar gula.

 

Bahkan hipertensi yang dialami pasian inisial M ini, lanjut Devi  pihaknya akan lakukan evaluasi lagi.

 

Turut hadir, Kapolres AKBP Sorong AKBP Robertus A. Pandiangan, Dandim 1802 diwakli Danramil Aimas, anggota Tim Satgas Covid-19, serta   sejumlah tamu undangan. (Red/KK/2020)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.