SMA YPPK Seminari Petrus Van Diepen Terima 200 Siswa Tiap Tahun Ajaran Baru

banner 120x600
banner 468x60

Kepala SMA Seminari Petrus Van Diepen Aimas, Januarius  Veinbes

Lensapapua – Kepala SMA YPPK Seminari Petrus Van Diepen Aimas RD. Januarius Veinbes,      mengatakan, standar siswa yang diterima pada setiap tahun ajaran 200 orang siswa.

banner 325x300

“Tapi yang menjadi pertanyaan kita masalah tingkat ketahanan anak yang mengikuti pendidikan, karena tidak bertahan dengan penerapan disiplin yang begitu ketat, sehingga tingkat dropout-nya pun lumayan banyak”, ujarnya di Aimas, Selasa (20/4).

“Alasannya, yang paling pertama adalah datangnya dari siswa itu sendiri. Bisa saja karena adaptasinya kurang diakibatkan dari latar belakang budaya dan keluarga yang berbeda,”bebernya.

Apalagi tuntutan yang ada di sekolah ini tinggi masalah disiplinnya. Pertama standar akademik setiap semester harus rata-rata 70. Jadi siswa yang tidak memenuhi tuntutan itu otomatis, siswa tersebut bisa ulang kelas atau keluar, dan biasanya anak lebih memilih untuk keluar dari sekolah ini, akui Januarius.

Di sini juga ada penerapan sekolah berasrama. Jadi untuk asrama putri dan putra ada juga di komplek sekolah ini, dan ada juga asrama putri dari pihak Keuskupan Manokwari-Sorong yang ada di SP3 langsung ditangani oleh para suster, katanya.

Ketika ditanya terkait dengan peresmian SMA Seminari Petrus Van Diepen yang baru diresmikan Bupati Sorong tadi, kembali Januarius menjelaskan, gedung berlantai dua tersebut ada 32 ruang kelas plus kamar mandinya.

Gedung yang langsung dihibahkan oleh Pemkab Sorong senilai Rp 10 miliar itu  kepada YPPK Seminari Petrus Van Diepen, yang ditandai dengan penandatangan berita acara hibah, baik dari Bupati Sorong bersama Uskup dari Keuskupan Makowari-Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr.

Pemberian hibah oleh  Bupati Sorong Dr. Stepanus Malak, M.Si, bersamaan dengan ulang tahun ke-10 YPPK Seminari Petrus Van Diepen, yang berlangsung siang tadi. (rim/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.