Perangi Miras Dengan Tidak Keluarkan Izin Penjualan

Nimrod Sesa,S,Ip.MM.Wakil Ket Klasis Sorong

Lensapapua– Wakil Ketua Klasis GKI Sorong Nimbrod Sesa, S.IP,MM mengemukakan, hal yang paling penting dalam mengatasi adanya minuman keras (miras) itu harus kita sepakati bersama terlebih dahulu bahwa miras adalah musuh kita bersama.

“Paling penting harus berani menyampaikan kepada pemerintah untuk tidak mengeluarkan izin penjualannya. Bahkan pemerintah juga yang kita ketahui selama ini tidak berani memberhentikan hal itu, karena salah satu sumber pendapatan atau penghasilan  terbesar berasal dari pajak miras,“ujarnya.

Di sini juga peran legislatif perlu mendapat perhatian penuh dalam mengeluarkan Perda-Perda yang salah satu di antaranya tentang pemberian izin menjual minuman keras.

Ia menambahkan khusus gereja Kristen injili ada strukturnya, dan artinya ketika ada hal-hal yang terjadi harus kita bahas bersama.”Evaluasi bukan berarti secara serta merta kita langsung memberhentikan begitu saja tidak, tapi ada rambu-rambu yang harus dipahami secara baik dan benar,” jelas Sesa.

Peran kita sebagai pengurus di GKI Klasis akan terus melakukan evaluasi dan meminta kegiatan apa saja yang mereka (pengurus tingkat bawah) lakukan sebagai bahan perhatian bersama.

Nimbrod Sesa berharap agar apa yang menjadi keinginan kita bahwa Papua sebagai Zona damai terwujud. Hal itu menjadi harapan gereja secara keseluruhan.

“Kita ciptakan agar  setiap orang yang datang ke Papua merasa hidup aman. Dan yang bisa menciptakan itu adalah gereja, tapi yang menjadi persolan sekarang apakah pemuda bisa atau tidak,” tanyanya.

Memang kita harus akui mereka kaum pemuda diperhadapkan dengan situasi yang cukup besar dan hal itu butuh kerja keras.”Bukan berarti hari ini kita tanam dan hari ini kita tuai, kan tak mungkin hal itu terjadi. Jadi butuh suatu proses yang cukup panjang,” katanya. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.