Kapolda Papua Barat Berikan Pembekalan Kepada Bintara Baru

kapolda Papua barat Brigjend Pol Drs Martuani Sormin M.Sisaat memnerikan materi pembekalan kepada bintara baru (ian)

MANOKWARI, — Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Brigjend Pol. Drs. Martuani Sormin,M.Si bertempat di Aula Polres Manokwari (21/3) kembali memberikan pembekalan kepada Brigadir Polda Papua Barat lulusan Diktuk Brigadir Polri T.A 2016/2017. Polda Papua Barat khususnya Biro SDM Polda SDM dan Irwasda dalam hal ini mempunyai peran fungsi dalam memberikan pemahaman yang luas akan peran sebagai anggota polri. Dalam Giat tersebut dihadiri oleh Karo Sdm Polda, Ka Irwasda, Kabag Humas, Kabid Propam, serta personil Sdm Polda, serta 154 personil bintara baru.

Dalam sambutannya Kapolda Brigjend.Pol. Drs.Martuani Sormin.M.si saat memberikan sambutan menyampaikan kepada anggota bintara baru beberapa hal terkait tuntutan masyarakat terhadap Polri harus lebih profesional. Hal ini tentu harus sejalan dengan reformasi pekerjaan Polri semakin hari semakin komplek dan bertambah besar. Belajar dan terus belajar untuk menambah pengetahuan. Ketika bertugas nanti kalian akan bercampur dan bergaul dengan senior oleh karena itu harus pandai – pandai menyaring mana yang baik dan buruk.

” Citra Polisi ada di tangan kalian (Bintara Baru, Red) oleh sebab itu berbagai pengalaman dalam dunia masyarakat harus selalu dikembangkan dalam mewujudkan tugas Polri yang semakin sulit diterima masyarakat,”Ujar Kapolda

Kapolda juga berpesan kepada Bintara Baru agar dapat menjadi anggota Polisi yang menjadi panutan masyarakat dengan bekerjasama/membaur dan mengikuti kegiatan di masyarakat yang positif seperti gotong royong, ronda malam dan sebagainya. Dengan gaji yang pas – pasan hiduplah dengan pola sederhana, menata masa depan yang tidak memalukan keluarga terutama institusi Kepolisian.

” Oleh sebab itu kedisiplinan sangat penting di tanam dalam perilaku hidup semua anggota polisi. Karena tanpa kedisiplin reaksi menjalankan tugas fungsi pokok kepolisia akan tidak dapat tercermin kepada masyarakat,”Jelasnya

Disisi lain aturan – aturan kearifan lokal harus juga di pahami dengan baik tentunya juga harus sesuai hukum dan ketentuan yang ada.

“Kearifan lokal memang juga harus dijaga. Namun bukan berarti melupakan asas yang lain. Oleh sebab itu jangan kita bersikap acuh kepada sesuatu atau tidak menghiraukan kepentingan masyarakat alias “Malas Tau”,”Tegasnya

Disisi lain penting juga mempelajari banyak hal yang lain dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan diri untuk melaksanakan tugas negara. Sebab dalam peningkatan profesionalisme polri menuju keunggulan, sebagai promotor sesuai visi misi Kapolri kedepan bisa lebih di kembangkan dan diwujudkan dengan baik. (ian)

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.