banner 728x250

Fatayat NU, JMSI dan Takmir Masjid Baitussalam Gelar Khotmil Qur’an dan Doa Bersama di Sorong

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Papua Barat Daya bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat Daya dan Takmir Masjid Baitussalam menggelar khotmil Qur’an dan doa bersama di Masjid Baitussalam, Kota Sorong, Sabtu (7/3/2026).

 

banner 325x300

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan pembacaan Yasin dan tahlil tujuh hari untuk mengenang almarhumah Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua Fatayat NU Papua Barat Daya, yang wafat pada 1 Maret 2026. Acara juga diisi dengan buka puasa bersama.

 

Sejumlah pengurus organisasi keagamaan dan masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya pengurus Fatayat NU Papua Barat Daya, pengurus wilayah NU, pengurus JMSI Papua Barat Daya, tokoh agama, serta warga setempat.

 

Mewakili Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya, George Japsenang, menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhumah Hj. Margaret Aliyatul Maimunah.

 

George mengatakan kegiatan khotmil Qur’an dan doa bersama tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa almarhumah sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar George.

 

Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti ini juga memiliki nilai penting dalam memperkuat persatuan masyarakat yang berasal dari beragam suku, budaya, dan latar belakang di Papua Barat Daya.

 

Menurutnya, kebersamaan dan toleransi menjadi modal sosial utama dalam menjaga keharmonisan sekaligus mendorong pembangunan di provinsi yang masih tergolong sebagai daerah otonomi baru tersebut.

 

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Papua Barat Daya, Siti Syamsiyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana doa bersama bagi almarhumah, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi.

 

Ia menegaskan Fatayat NU sebagai organisasi perempuan memiliki komitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan serta memperjuangkan isu perlindungan anak di Papua Barat Daya.

 

Siti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk JMSI Papua Barat Daya dan pengurus Takmir Masjid Baitussalam.

 

Di kesempatan yang sama, Ketua JMSI Papua Barat Daya, Aris Balubun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dalam mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, JMSI sebagai organisasi perusahaan pers konstituen Dewan Pers memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di daerah.

 

Ia berharap momentum bulan suci Ramadan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar umat beragama di Provinsi Papua Barat Daya. red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses