2019 Pemkab Biak Butuh 700 Tenaga Guru

Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap. Dok/red
Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap. Dok/red
banner 120x600
banner 468x60
Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Naap. Dok/red
Plt. Bupati Biak Numfor, Herry Naap. Dok/red

Lensapapua,  Melalui Pengelolaan pemerintahan yang ada di Kabupaten Biak Numfor maupun pengelolaan keuangan daerah dengan segala polemik yang kami hadapi saat ini tapi itulah bagian dari dinamika pemerintahan yang harus kami lalu, demikian dikatakan Plt Bupati Biak Numfor Herry A Naap, Sabtu (8/12/2018).

Plt Bupati Biak Numfor, Herry A Naap bersama Kepala Dinas Pendidikan terus melakukan koordinasi untuk Bagaimana memilih dan menata pendidikan di Kabupaten Biak Numfor.

banner 325x300

“Kami sadari bahwa masih banyak hal yang harus dilengkapi tetapi kami juga meminta dukungan dari stakeholder, tokoh masyarakat, para pengamat dan peduli pendidikan di Kabupaten Biak Numfor sehingga kita tidak melihat persoalan pendidikan ini sebagai komoditi politik yang terus dimainkan oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Plt Bupati Biak Numfor.

Herry A Naap telah menyampaikan instruksikan kepada seluruh tim anggaran di pemerintah daerah, setelah memutuskan kontrak seluruh Honorer pada akhir tahun 2018 makan untuk tahun 2019 akan merekrut kembali kontrak baru untuk 700 orang guru kontrak.

Kepala Dinas pendidikan Tineke Mansnembra, pada Jumat 7 November lalu juga telah menyampaikan hal ini dan telah menyiapkan dokumen untuk pada bulan Desember ini merekrut 700 guru kontrak yang akan mulai bertugas per 1 Januari 2019.

“Dengan harapan direkrutnya 700 guru kontrak ini,Guru di seluruh sekolah baik satuan pendidikan dari PAUD, SD, SMP maupun SMA di Biak Numfor bisa terpenuhi dengan baik, kata Herry.

Disamping persoalan yang sampai saat ini masih diangkat di berbagai media menyangkut hak-hak guru kontrak yang belum terselesaikan maka telah disepakati bersama untuk menggiring persoalan ini ke ranah hukum.

“Saya minta kepada seluruh guru kontrak yang sampai saat ini terus berpolemik dalam berbagai media maupun rana hukum Serahkanlah itu kepada penegak hukum untuk menyelesaikan, tapi bagi oknum guru kontrak yang mencampurkan ini dengan cara politik saya menyampaikan bahwa saya pastikan bahwa mereka tidak akan diterima sebagai guru kontrak di 2019,” tegas Herry Naap.

Ia telah menginstruksikan kepala dinas nama-nama yang telah tercantum yang terus mainkan Irama politik yang menjadikan guru kontrak sebagai komoditi politik dan di pastikan tidak akan terima mereka sebagai guru kontrak di 2019.

“Semua ingin membuat Biak lebih baik, saya pikir bapak/ibu guru kontrak dan masyarakat sudah tahu siapa sebenarnya yang ada di balik semua ini dan di mana Dana guru guru kontrak di 2017 ada oknum-oknum tertentu yang sudah tahu persoalan tetapi terus memainkan ritme ini,” Pungkas Herry Naap. red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.