Lensapapua, Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat adat di Papua Barat Daya. Kali ini, empat ekor sapi diserahkan kepada Kepala Kampung Malamoi, Agus Karet, di Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Rabu (10/12/2025). Bantuan ini menjadi bagian dari program penguatan ekonomi berbasis komunitas yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga kampung.
Agus Karet menerima bantuan tersebut langsung di Kampung Malamoi dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan empat ekor sapi ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap tokoh adat dan pemimpin kampung yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di Papua Barat Daya.
Ia menegaskan bahwa ternak sapi tersebut akan dikelola secara kolektif dan bertanggung jawab agar dapat berkembang menjadi usaha mandiri. Pengelolaan berkelanjutan ini diharapkan mampu menyediakan sumber pendapatan keluarga serta membuka peluang usaha bagi masyarakat kampung.
Menurut Agus, pemerintah pusat menunjukkan komitmen kuat melalui dukungan langsung kepada masyarakat adat. Bantuan ini tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi pemimpin lokal sebagai penjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.
Agus juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat dalam mendukung agenda pembangunan nasional di Kabupaten Sorong. Dengan adanya dukungan tersebut, ia memastikan masyarakat Kampung Malamoi siap bekerja sama menjaga stabilitas dan memperkuat persatuan di wilayahnya.
Penyaluran bantuan ternak sapi ini dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan negara dengan masyarakat adat. Selain meningkatkan kesejahteraan warga, program ini mendorong tumbuhnya kepercayaan dan rasa memiliki terhadap program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Dengan empat ekor sapi yang kini menjadi aset kampung, masyarakat Malamoi diharapkan dapat mengembangkan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan demi terciptanya Papua Barat Daya yang lebih sejahtera dan stabil. red







