Lensapapua, Upaya pemerintah pusat meningkatkan fasilitas dasar bagi komunitas pendidikan di Papua Barat Daya kembali membuahkan hasil. Pemasangan solar cell di Pesantren Nurul Azar Khusus Orang Asli Papua (OAP) dinyatakan tuntas 100 persen pada Rabu (10/12/2025).
Bantuan tersebut diserahkan kepada Kepala Pesantren, Muhammad Toha Yanggrem, dan mencakup paket lengkap solar cell beserta tiang penyangga, ditambah dukungan bahan bangunan berupa semen dan pasir, serta biaya kerja bakti (korve) untuk instalasi lampu pada tiang. Seluruh fasilitas kini terpasang dan berfungsi normal sebagai sumber penerangan utama di lingkungan pesantren.
Dengan beroperasinya solar cell ini, aktivitas pendidikan, ibadah, dan kegiatan harian para santri kini berlangsung jauh lebih nyaman, terutama pada malam hari. Lingkungan pesantren yang sebelumnya minim penerangan kini memiliki akses energi terbarukan yang stabil dan ramah lingkungan.
Muhammad Toha Yanggrem menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Ia menyebut bantuan ini sebagai dukungan nyata terhadap dunia pendidikan OAP dan sangat membantu operasional pesantren.
Toha juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menyambut program-program pengembangan berikutnya, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.
Program penyediaan fasilitas umum seperti solar cell ini terus digencarkan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan di wilayah Papua Barat Daya, khususnya untuk komunitas pendidikan dan kelompok masyarakat prioritas. Dengan fasilitas yang kini lengkap dan berfungsi baik, Pesantren Nurul Azar OAP memasuki babak baru dalam penyelenggaraan pendidikan yang lebih aman, terang, dan produktif. red







