Lensapapua, Ratusan warga memadati GKI Pengharapan Wasirisin, Kelurahan Klamesen, Distrik Aimas, Kamis (4/12/2025), untuk mengikuti sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dirangkaikan dengan pembagian paket sembako dari pemerintah pusat. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam, pukul 16.00–18.00 WIT, dipimpin oleh Ketua Pemuda PGGP Kabupaten Sorong, Obed Faidiban, dan berlangsung tertib dengan capaian kegiatan 100 persen sesuai rencana.
Sosialisasi ini digelar untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam paparannya, Obed Faidiban menekankan bahwa stabilitas keamanan berawal dari rumah tangga dan komunitas kecil. Ia menyoroti meningkatnya dampak media sosial terhadap perilaku anak dan remaja yang harus menjadi perhatian serius bagi para orang tua.
Selain isu generasi muda, Obed mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap provokasi yang dapat memicu konflik antarsuku maupun antarwarga. Ia menekankan perlunya penyelesaian masalah melalui aparat keamanan agar tidak berkembang menjadi tindakan anarkis atau kekerasan.
Dalam kesempatan tersebut, Obed juga menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan sembako dari pemerintah pusat. Ia menilai dukungan tersebut sebagai bentuk kehadiran negara yang terus memberi perhatian bagi masyarakat Papua Barat Daya, terutama kelompok rentan.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada warga dan jemaat. Antusiasme terlihat dari senyum para penerima bantuan yang menilai kegiatan ini sangat membantu kebutuhan keluarga menjelang akhir tahun.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terkait keamanan, persaudaraan, dan ketertiban dapat semakin meningkat. Sosialisasi kamtibmas dan bantuan sosial menjadi bagian dari upaya memperkuat peran komunitas gereja dan keluarga dalam menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Sorong.
GKI Pengharapan Wasirisin kini menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan edukasi dan sosial yang menegaskan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga hingga pemerintah. red







