banner 728x250

Bahas Isu Penting, Polda Papua Barat Daya Gelar Silaturahmi Bersama Para Tokoh Papua

banner 120x600
banner 468x60
Usai melakukan pertemuan/dialog

Lensapapua Kota Sorong –  Polda Papua Barat Daya melalui Direktorat Intelkam menyelenggaran Dialog/pertemuan bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala suku asli Papua dan tokoh mahasiswa, disalah satu rumah makan dikota Sorong, Senin ( 13/4-26)

Dialog/pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Muhammad Salim Nurlili, S.I.P,.SH,.MH,. sebagai kasubdit I bidang politik Polda Papua Barat Daya, pertemuan ini juga turut dihadiri

banner 325x300

1. Fatra M. Soltief (Sekretaris Umum LMA Papua Barat Daya)
2. Idris Wugaje (Kepala Suku Kokoda Provinsi Papua Barat Daya)
3. Simson Su (Tokoh Adat Suku Moi Provinsi Papua Barat Daya)
4. Faturahman Kelsaba (Ketua PMII Provinsi Papua Barat Daya)
5. Ilham Fadirubun (Ketua PMII Kota Sorong)
6. Mesak Malibela (Ketua GMNI Kota Sorong)
7. Lukman Fauzi Rumwokas (Ketua BEM Unamin / UMS Kota Sorong)
8. Aslan (Menlu BEM Unamin / UMS Kota Sorong)

 

Adapun dialog tersebut yakni dalam rangka membangun silaturrahmi dan upaya pendekatan kepada para tokoh dimaksud untuk bersama sama mendukung program pemerintah mulai dari tingkat pusat maupun daerah agar situasi tetap aman dan kondusif ditengah tengah adanya kritik dari masyarakat terkait Program Strategis Nasional (PSN) di daerah ini.

 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya pendekatan persuasif guna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam dialog tersebut, turut dibahas dinamika yang berkembang terkait Program Strategis Nasional (PSN) yang saat ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

 

Polda Papua Barat Daya mengajak para tokoh untuk menyikapi perbedaan pendapat secara bijak serta tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah.

AKBP Muhammad Salim Nurlili menegaskan pentingnya peran tokoh masyarakat, tokoh adat, dan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

“Melalui dialog ini, kami berharap tercipta kesepahaman bersama dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah, serta memperkuat sinergi guna menjaga persatuan dan kesatuan di Papua Barat Daya,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah di tengah berbagai dinamika yang ada. Red

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses