Lensapapua, Polda Papua Barat Daya menggelar kegiatan Ketahanan Pangan Kuartal II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Panen Raya Jagung Serentak, Ground Breaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara daring bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program strategis nasional di sektor ketahanan pangan dan penguatan gizi masyarakat. Seperti biasa, polisi sekarang bukan cuma urus maling dan knalpot racing jam 2 pagi, tapi juga ikut memastikan jagung tumbuh dengan damai di negeri ini.
Pelaksanaan kegiatan di Papua Barat Daya turut melibatkan unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Papua Barat Daya, instansi terkait, kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Panen raya jagung serentak dilakukan sebagai hasil dari program pembinaan dan pendampingan pertanian yang selama ini dijalankan bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pangan lokal sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayah Papua Barat Daya.
Selain panen raya, dilakukan pula peletakan batu pertama pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri. Pembangunan gudang tersebut dinilai penting untuk memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi bahan pangan, terutama dalam menjaga stabilitas stok pangan masyarakat.
Kehadiran gudang ketahanan pangan ini juga diharapkan mampu mengantisipasi potensi krisis pangan maupun lonjakan kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Karena manusia selalu panik kalau beras naik seribu rupiah, seolah kiamat tinggal tunggu jadwal tayang.
Pada kesempatan yang sama, Polri juga meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara daring. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui layanan pangan bergizi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Polda Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. red







