banner 728x250

Negara Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Sorong Lewat Bantuan Ternak Ayam untuk Gereja dan Masyarakat Papua

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Pemerintah pusat kembali menegaskan komitmennya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua dengan menyalurkan bantuan usaha ternak ayam lengkap dengan pakan bagi gereja dan warga di Kabupaten Sorong. Bantuan tersebut diterima oleh Ketua PGPI Kabupaten Sorong, Pdt. Monika Bless, sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Papua Barat Daya.

Program bantuan ini diarahkan untuk mendorong kemandirian jemaat dan masyarakat sekitar gereja melalui usaha ternak skala komunitas. Bantuan tidak hanya berupa hewan dan pakan, tetapi juga fasilitas kandang serta pelatihan pengelolaan dasar, sehingga penerima dapat langsung memulai aktivitas produksi secara mandiri.

banner 325x300

PGPI Sorong menyebut bantuan tersebut sebagai langkah nyata pemerintah pusat yang memberi ruang bagi masyarakat Papua untuk membangun usaha produktif. Selama ini, banyak keluarga—terutama mama-mama Papua—berminat beternak ayam tetapi terkendala modal dan sarana pendukung.

Melalui bantuan ini, kandang yang dibangun akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan. Warga dapat belajar beternak, mengelola pakan, serta memahami pola pengembangbiakan ayam untuk kebutuhan konsumsi maupun penjualan. Sistem pengelolaan kolektif dipilih agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh jemaat dan masyarakat di sekitar gereja.

Program ternak ayam ini juga diharapkan melibatkan pemuda gereja untuk aktif berpartisipasi dalam pengembangan usaha ekonomi. Keikutsertaan mereka dipandang penting untuk menciptakan regenerasi pelaku usaha mikro di lingkungan gereja.

Secara strategis, bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat kampung. Model usaha ternak berbasis komunitas dinilai efektif sebagai titik awal pertumbuhan ekonomi rakyat.

PGPI Sorong menargetkan usaha ini dapat berkembang menjadi unit usaha mandiri yang mampu mempekerjakan warga lokal, mengelola distribusi telur dan daging, serta menjadi contoh bagi kampung dan komunitas gereja lainnya di wilayah Kepala Burung.

Dengan hadirnya bantuan ini, masyarakat merasa mendapat pengakuan sekaligus dorongan untuk lebih percaya diri mengelola usaha produktif. Bagi warga, bantuan ternak ayam bukan sekadar fasilitas, tetapi sebuah permulaan baru yang membawa harapan ekonomi yang lebih kuat dan mandiri. red


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses