Lensapapua, Pemerintah Kabupaten Sorong menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha muda sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sorong, Marthen Luther Pajala, mengatakan bahwa pengusaha muda memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya melalui sektor UMKM, industri kreatif, dan pariwisata. Pemerintah, kata dia, selalu membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi seperti HIPMI.
“Sinergitas Pemkab Sorong dengan HIPMI sangat relevan dengan kondisi ekonomi daerah saat ini. Kami berharap pelaku usaha muda bisa menjadi motor penggerak dalam menciptakan inovasi dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Marthen dalam sambutannya pada Musyawarah Cabang (Muscab) BPC HIPMI Kabupaten Sorong di Hotel Aquarius Aimas, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga fasilitator yang siap membantu pengusaha muda mengembangkan potensi lokal. Dukungan diberikan melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM, penyederhanaan perizinan, serta penguatan akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan.
Marthen juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan agar pertumbuhan ekonomi di Sorong tidak hanya cepat, tetapi juga merata dan inklusif. “Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan. Kita harus memastikan pertumbuhan yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sebagai catatan, Muscab BPC HIPMI Kabupaten Sorong yang turut dihadiri Marthen Luther Pahala itu menetapkan Arief Angga Suhendro sebagai Ketua HIPMI Kabupaten Sorong periode 2025–2028. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha muda dalam memajukan ekonomi daerah. red







