Lensapapua, Upaya penguatan ekonomi masyarakat adat di Papua Barat Daya kembali mendapat dukungan pemerintah pusat. Pada Sabtu (30/11/2025), Kepala Suku Tehit Kabupaten Sorong, Moses Kaliele, menerima bantuan usaha minyak tanah yang diserahkan di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat adat yang didukung langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Program ini menargetkan kelompok-kelompok adat sebagai pilar ketahanan ekonomi lokal, sekaligus memastikan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat komunitas.
Bagi Moses Kaliele, dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga dan komunitas adat Tehit. Usaha minyak tanah yang diberikan akan dikelola secara mandiri untuk menunjang kebutuhan ekonomi sekaligus dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan di wilayah mereka.
Ia menilai perhatian pemerintah ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat adat. Dukungan tersebut juga dinilai memperkuat ketertiban sosial dan stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Kabupaten Sorong yang masih mengandalkan peran tokoh adat dalam menjaga harmoni masyarakat.
Selain mendorong kemandirian ekonomi, program bantuan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam merangkul masyarakat adat sebagai mitra pembangunan. Ketelibatan tokoh adat seperti Moses Kaliele diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas dalam mendukung pembangunan nasional.
Melalui pemberian bantuan usaha minyak tanah ini, pemerintah menargetkan penguatan ekonomi akar rumput sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat adat terhadap program-program yang tengah berjalan. Program ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat perekonomian lokal dan memastikan masyarakat adat tidak tertinggal dalam arus pembangunan di Papua Barat Daya. red







