Sosialisasi di Kebun Koya Koso, Anggota DPR RI, Ruth N Rumkabu Dorong Penguatan Swasembada Pangan

Sosialisasi di Kebun Koya Koso, Anggota DPR RI, Ruth N Rumkabu Dorong Penguatan Swasembada Pangan


Lensapapua, Jayapura – Ruth Naomi Rumkabu, S.Pd, Anggota DPR RI Periode 2024–2029 dari Dapil Provinsi Papua, mendorong pentingnya penguatan swasembada pangan melalui kerja mutualisme perkebunan dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lokasi panen Kebun Koya Koso, Distrik Abupura, Kota Jayapura, pada Senin (09/2/2026).

“Melalui kerja gotong royong atau mutualisme perkebunan, kita bersama-sama dapat meningkatkan ekonomi keluarga melalui distribusi hasil perkebunan dengan jalan mendekatkan peran pelaku pasar pada pusat-pusat produksi pertanian, seperti pada saat ini kita melakukannya di Kebun Binaan Koya Koso,” ujar Ruth.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari pencerminan sikap gotong royong sebagai wujud implementasi nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Warga dan kelompok tani yang hadir mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias. Salah satu warga menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaan bisa bertemu langsung dengan wakil rakyat yang peduli pada masyarakat.

“Harapan kami, melalui kunjungan dan sosialisasi ini, Pemerintah dapat memberikan perhatian dan dukungan dalam pengelolaan produktivitas hasil pertanian untuk pemenuhan kebutuhan sayur mayur,” ucapnya.

Perwakilan petani juga mengungkapkan harapan akan perhatian berkelanjutan dari pemerintah terkait penyediaan subsidi pupuk, obat, dan bibit sayuran, agar dapat membantu petani dengan pendapatan menengah ke bawah dan merata-kan pembangunan.

Suasana keakraban bersama masyarakat semakin  terasa ketika Ruth Naomi turun langsung memanen sayuran yang siap dipetik dan dipasarkan. Ia menjamin akan menyampaikan berbagai kebutuhan tersebut kepada komisi dan kementerian terkait.

“Hal-hal lainnya akan kami sampaikan agar peningkatan komoditas hasil pertanian yang baik dan sehat dapat saling terhubung menciptakan ekosistem agrokultural mulai dari penyediaan lahan, pemupukan, pembibitan, perawatan, panen hingga pemasaran,” jelasnya.

Sebagian pedagang yang hadir juga merasa mendapatkan kemudahan karena bisa membeli sayur langsung dari perkebunan dengan harga terjangkau. Mereka berharap pemerintah tetap memperhatikan proses distribusi pemasaran, terutama terkait penyediaan kendaraan transportasi dan penetapan harga yang tidak memberatkan petani maupun pedagang.

Mengakhiri sosialisasi, Ruth Naomi memberikan apresiasi kepada pihak Gereja dan Pemerintah setempat yang secara intens memberikan pendampingan dan pembinaan. Ia juga menyampaikan bahwa kebun tersebut berpotensi dikembangkan menjadi agrowisata, di mana masyarakat dapat membeli sayur mayur sambil berwisata di lokasi Kebun Sayur Koya Koso.

Exit mobile version