Sekda Biak Numfor Tegaskan : Tidak Ada Intervensi Pemerintah Daerah Dalam Penerimaan CPNS Menggunakan Sistim Online

Sekda Biak Numfor. Markus.O. Mansnembra

Lensapapua, Biak-   Proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2018 di kabupaten Biak Numfor sementara ini tengah berlangsung dan sudah dilakukan sejak kurang lebih tiga minggu terakhir ini, dengan peminat yang datang mendaftarkan diri cukup antusias.

 

Untuk Kabupaten Biak Numfor, penerimaan CPNS kali ini pemerintah daerah akan lebih fokus atau di prioritaskan pada tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan dengan komitmen 80% untuk orang asli papua (OAP) dan 20% non OAP.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Biak Numfor Markus O Mansnembra mengatakan dari data yang di terima ada cukup banyak peminat yang datang mendaftar CPNS tetapi yang kembali untuk melengkapi dokumen persyaratan dan mendapatkan kesempatan mengikuti tes tahap selanjutnya masih sangat rendah atau kurang.

 

“Jumlah yang mendaftar cukup tinggi tetapi yang kembali untuk melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan untuk bisa mendapatkan kesempatan mengikuti tes tahap berikut ini masih sangat rendah,” ujar Sekda saat ditemui usai memimpin apel gabungan OPD di Kantor Bupati Biak Numfor, Senin (13/5/2019).

 

Menurut Sekda ini menjadi tantangan bagi Pemerintah daerah untuk terus mendorong masyarakat Biak numfor yang sementara membutuhkan lapangan pekerjaan, walaupun di akuinya bahwa terkait dengan tenaga yang dibutuhkan memang terbatas dan lebih diprioritaskan pada tenaga kesehatan dan pendidikan.

 

Sekda menegaskan bahwa, proses penerimaan CPNS saat ini sama sekali tidak ada intervensi dari pemerintah daerah, “Tes CPNS ini menggunakan sistem online atau aplikasi, menggunakan teknologi yang tidak bisa di otak atik karena perasaan manusia, jadi tidak ada yang namanya intervensi,” tegas Sekda.

 

Disisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Biak Numfor, I Putu Wiagnyana, menjelaskan untuk penerimaan Cpns di Papua termasuk Biak Numfor kali ini masih formasi tahun anggaran 2018 dengan menggunakan sistem online yang dimana setiap pelamar hanya bisa mengikuti satu kali tes saja dalam satu formasi tahun anggaran.

 

“Jadi apabila pelamar sudah melamar di tempat/kota lain pada formasi tahun anggaran 2018 kemudian melamar lagi di sini maka secara otomatis sistem akan menolak, karena perlu diketahui bahwa aturannya satu orang hanya bisa melamar satu kali saja untuk satu formasi tahun anggaran,” jelasnya.

 

Kepala BKD SDM Biak Numfor menambahkan dari informasi terakhir yang didapat dari BKN bahwa di Bulan Oktober nanti akan adalagi penerimaan CPNS untuk formasi tahun anggaran 2019, dan untuk diketahui saat ini di Biak Numfor, sudah 3 minggu terakhir telah dilaksanakan pendaftaran CPNS untuk formasi tahun anggaran 2018 yang dilakukan di tahun 2019,” pungkasnya. (Red/rin)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *