Paskhas Biak Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Kampung Moibaken 

 

Lensapapua, Biak – Anggota Batalion Komando 468/Sarotama Paskhas Biak Numfor adakan Bakti Sosial Pemberian 5000 Liter bantuan air bersih untuk masyarakat di Kampung Moibaken Distrik Yendidori Kabupaten Biak Numfor, Selasa (25/2/2020).

Danyonko 468 Paskhas Sarotama Letkol Pas Sonni Widiyarso melalui Komandan Peleton Kompi C Yonko 468 Letda Pas Mahda Hamada menjelaskan bahwa tujuan program bantuan air bersih yang di berikan bagi masyarakat ini selain merupakan wujud sinergitas TNI AU bersama masyarakat juga tentunya untuk membantu warga khususnya bagi warga Kampung Moibaken yang saat ini sulit mendapat air bersih.

“Sebelumnya anggota kami pernah berada di sini membantu pembangunan tempat ibadah masyarakat setempat, dari situlah kita tau kalau di Kampung Moibaken ini ternyata sulit mendapatkan air bersih dan harus beli air bersih, jadi kami hanya ingin membantu masyarakat setempat untuk pengadaan air bersih ini, karena kita tau bersama air adalah hal mendasar yang paling dibutuhkan untuk kebutuhan hidup,” ujarnya.

Letda Madha berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit membatu memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat Moibaken, “Semoga bantuan air bersih ini bisa sedikit memenuhi kebutuhan air bersih warga, bisa digunakan untuk memasak ataupun air minum,” ungkapnya.

Semetara itu, Kepala Kampung Moibaken Lesius Penasifu menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Komandan Paskhas Biak atas kepedulian bagi warga Moibaken berupa pengadaan air bersih, “Baru kali ini ada bantuan air besih di kampung kami untuk itu mewakili masyarakat kampung Moibaken kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Paskhas Biak, ini sangat membantu warga karna kami yang selama ini memang sulit mendapat air bersih,” katanya.

Menurut Lesius, pekerjaan warganya rata – rata sebagai petani untuk itu kebutuhan air ini memang sangat dibutuhkan, sedangkan air bersih sulit didapatkan khususnya warga di RT 02 dan RT 03 yang biasanya jika musim kemarau tiba tidak bisa menampung air hujan yang biasanya dipakai untuk mencuci sehingga untuk mandi dan mencuci saja warga harus menempuh jarak 500 Meter menuju ke kali/sungai.

“Di sini kami memiliki 130 KK, dan untuk penampungan air ada 110 bak penampungan milik warga serta empat bak penampungan untuk umum, pemerintah kampung saat ini tengah berupaya mengatasi hal ini dengan membangun sumur bor menggunakan dana desa tahun anggaran 2019 dan saat ini prosesnya pembangunannya sudah 80 %, semoga bisa cepat terselesaikan,” jelasnya.

Warga terlihat antusias beramai – ramai mendatangi lokasi tegki air dengan membawa galon air milik mereka, salah satunya Mama Dorkas, ia mengaku biasanya demi mendapat air besih ia harus membeli dengan harga Rp. 12.000/galon dan untuk mencuci menggunakan air hujan yang ditampung di bak, jika musim kemarau ia harus berjalan kaki ke kali sejauh 500 Meter.

 “Terima kasih bapak-bapak tentara sudah bisa membantu kami dengan pengadaan air bersih ini bisa kami pakai untuk memasak semoga kedepan bantuan seperti ini bisa ada lagi sambil kami menunggu pembuatan sumur bor di Kampung Moibaken ini selesai,” Pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.