Oktober Mendatang Kabupaten Sorong Jadi Tuan Rumah Gebyar Pembenihan Nasional

Lensapapua – Rencananya pada 22 Oktober mendatang, Kabupaten Sorong mewakili Pemprov Papua Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan Gebyar Perbenihan Nasional. Kegiatan akan berlangsung di Aimas Convention Centre dari 22-25 Oktober 2019.

 

Demikian dijelaskan pelaksana tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sorong Johni Penda, ketika ditemui di Aimas, Rabu (10/07-2019).

 

“Sebenarnya kegiatan ini hajat dari Pemprov Papua Barat, tapi setelah mendapat persetujuan dari Wakil Bupati Sorong, dan beliau   menyarankan kita juga harus membentuk panitia lokal.

 

Dengan harapan untuk mengantisipasi berbagai  kemungkinan yang akan terjadi,” aku Johni.

 

Meski kegiatan di Oktober nanti, tapi persiapan berbagai komoditas benih 5 bulan sebelumnya. Seperti benih  umbi-umbian, kacang-kacangan, padi faritas unggul yang agak panjang umurnya.

 

Sehingga arahan Wabup Sorong agar kita harus mempersiapkan lebih dini, terkait berbagai persiapan menyambut pada hari pelaksanaannya nanti.

 

Tentu untuk menyukseskan iven yang bertaraf nasional ini kita butuh dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Termasuk para stakeholder juga akan kita libatkan semuanya, jelas Johni.

 

Kalau kita bicara perbenihan tak lain terkait dengan benih-benih baru, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun swasta untuk  sama-sama terlibat.

 

Dengan harapan  di lapangan nanti para petani kita tidak kesulitan untuk memperolehnya. Artinya, ketika pada musim tanam semua benih sudah siap, sebutnya.

 

Apalagi yang terjadi sampai sekarang ini petani kita di Kabupaten Sorong mengalami kesulitan untuk mendapatkan benih. Bahkan yang terjadi didatangkan dari luar, dengan ongkos yang begitu mahal.

 

Jika, kita sudah bisa memproduksi sendiri akan benih ini maka masyarakat tani kita di lapangan tidak lagi kesulitan. Sehingga akan menjawab berbagai permasalahan yang sering dialami petani itu sendiri.

 

Sementara utusan peserta itu berasal dari pusat dan juga Balai Sertifikasi Benih yang ada di setiap provinsi  di Indonesia, yang ditafsirkan seperti  pada kegiatan yang sama di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tahun lalu lebih kurang 1.200-1300 peserta.

 

Jadi semua tergantung dari Pemda yang akan mengikutsertakan berapa jumlah peserta  menghadiri Gebyar Perbenihan Nasional di Oktober mendatang, tutupnya. (Red/rim)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.