KB Memperbaiki Kualitas Keluarga

Lensapapua, Program Keluarga Berencana (KB) sebagai program pemerintah untuk

mengendalikan jumlah penduduk.

Berbeda dengan KB masa orde lama (menekankan jargon 2 anak cukup), saat ini KB lebih menonjolkan kualitas sebuah keluarga dari berbagai sisi sebagai sasarannya.

Program KB mengharuskan keluarga untuk mengontrol jarak kehamilan setiap anak minimal 3 hingga 5 tahun. Demikian disampaika BKKBN Perwakilan Provinsi Papua Barat, Benyamin Lado, saat mencanangkan Maibo Pantai, Kabupaten Sorong sebagai Kampung KB, Sabtu (16/12/2017).

“Dengan demikian para orang tua memiliki waktu yang cukup untuk mengasuh anak”, kata Benyamin.

Menurut penelitian medis, seorang ibu membutuhkan 18-36 bulan pasca melahirkan untuk mengembalikan kondisi kesehatannya.

Mirisnya, masih banyak keluarga di Indonesia memliki anak lebih dari 3 orang dengan jarak sangat dekat (1 orang anak setiap tahun).

“Hal itu yang sedang diperbaiki pemerintah melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang lebih fokus pada pembangunan keluarga sebagai elemen terkecil negara”, papar Lado.

Dengan terkontrolnya jarak kehamilan ibu, selain memiliki waktu yang cukup untuk keluarga, kesehatan anggota keluargapun dapat menjadi prioritas serta mengembangkan ekonomi untuk masa depan keluarga yang lebih baik.

“Pada intinya, setiap pasangan harus memiliki perencanaan yang baik untuk masa depan keluarga”, pungkas Benyamin Lado. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.