Dorong Peningkatan Pendapatan, Dinas Kelautan & Perikanan Papua Barat Gelar Workshop Penguatan Kelembagaan & Kapasitas Usaha Pokdakan Dikabupaten Sorong

Lensapapua–  Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Papua Barat selenggarakan Workshop ” Penguatan Kelembagaan Dan Permodalan Usaha Perikanan Budidaya Air Laut dan Payau ” dihotel Aquarius Aimas dengan peserta diikuti kelompok tani Ikan dan kelompok budidaya rumput laut. Jumat (13/12)

 

Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Papua Barat yang diwakili Kabid Perikanan dan budidaya, Jefri Eumasse,dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan upaya pemerintah provinsi Papua Barat dan stakeholder terkait lainnya untuk memberikan pencerahan dan informasi tentang penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas managemen usaha Pokdan dalam pengembangan usaha bidudaya, guna mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan.

 

Lanjutnya, keberhasilan usaha pembudidayaan ikan, baik pembenihan maupun pembesaran sangat ditentukan beberapa faktor, yakni ketersediaan benih unggul, sarana prasarana yang memadai, daya dukung lingkungan, ketersediaan Saprodi, kapasitas dan managemen usaha Pokdan, dan permodalan usaha serta pemasaran hasil.

 

Selama ini, faktor-faktor penentu ini masih dibantu oleh pemerintah dan stakeholder terkait, karena masih terjadi ketergantungan terhadap bantuan, bahkan setelah bantuan diterima, usaha pembudidayaan banyak yang mandek dan tidak berkesinambungan, kata  Jefri.

 

Hal ini dikarenakan kurangnya  pengetahuan dan kapasitas anggota Pokdan, belum optimalnya pendampingan maupun tidak dikelola dengan baik pendanaan dan permodalan untuk usaha selanjutnya, sehingga mengakibatkan upaya peningkatan pendapatan pembudidaya tidak tercapai secara berkelanjutan.

 

Sementara kata Jefri, potensi pengembangan usaha pembidudayaan ikan di Papua Barat sangat menjanjikan, dengan areal potensi tersebesar hampir disemua kabupaten/kota seperti di Kabupaten Kaimana, Fak-Fak, Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama.

 

Oleh sebab itu, melalui pelaksanaan workshop ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti, mendiskusikan dan merumuskan hal-hal strategis tentang penguatan kapasitas kelembagaan, managemen usaha dan peluang bantuan permodalan, sehingga dapat membuka wawasan sekaligus peluang pengembangan usaha kedepan menjadi lebih baik serta memberikan peningkatan pendapatan pembudidaya. harap Jefry. red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.