Luar Biasa ! Kebijakan Pemkab Sorong Secara Kontiniu Bagi Bagi Sembako

Lensapapua– Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19, Pemkab Sorong secara terus menerus melaksanakan kegiatan pembagian Sembako keberbagai distrik, salah satunya pada hari ini Senin ( 04/05-20) dilaksanakan “ Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai ( Sembako) dan Pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Distrik Mariat SP II Kabupaten Sorong.

Kegiatan Sosialisasi ini menggandeng salah satu pihak perbankan yakni Bank BRI yang sudah ditunjuk pemerintah sebagai salah satu bank penyalur.

Plt Kepala dinas Sosial Kabupaten Sorong Amatus Turot, dalam penyampaiannya menjelaskan, bahwa sosialisasi ini adalah program pemerintah yaitu Ranstra. Untuk memastikan program ini bisa tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi. Program ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2017 hingga saat ini.

Khusus untuk tahun 2019, program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) akan dilaksanakan bagi wilayah yang memiliki keterbatasan dari sisi infrastruktur non tunai, sinyal telekomunikasi, akses dan geografis, sehingga transformasi program Ranstra BPNT tuntas diseluruh kabupaten/kota. Jelas Turot.

Bantuan pangan non tunai yang selanjutnya disebut BPNT adalah bantuan sosial pangan yang disalurkan dalam bentuk non tunai atau uang elektronik, dari pemerintah kepada KPM setiap bulannya yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan diwarung yang telah ditunjuk. program BPNT merupakan program bantuan sosial (Bansos) pangan menurut Permensos Nomor 11 tahun 2018.

Lanjut dikatakan Turot, khusus dikabupaten Sorong, program BPNT telah dilaksanakan sejak tahun 2019, dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 7.971. dengan rincian BPNT regular berjumlah 5.797 dan PKH 2.204 KPM. Jumlah KKS yang sudah terdistribusi pada tahun 2019 berjumlah 1.270, dan yang belum terdistribusi berjumlah 4.497. yang akan didistribusikan mulai hari ini, beber Turot.

BPNT yang telah disalurkan sejak tahun 2019 berjumlah Rp. 110.000/KK, kemudian dari bulan Januari – Maret naik menjadi Rp. 150.000, lanjut dari bulan April – Desember naik lagi menjadi Rp. 200.000/KK setiap bulannya.

 

Bupati Sorong DR. Johny Kamuru, SH. M.Si., dalam arahannya meminta kepada seluruh warga masyarakat agar dapat menggunakan bantuan non tunai yang telah diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya, meskipun nilainya tidak terlalu besar, tetapi itu sangat membantu disaat saat seperti ini, kata Bupati.

 

Kemudian lanjut Bupati, masyarakat harus bisa lebih disiplin dalam menjaga diri sendiri, menjaga jarak serta jangan keluar- keluar dari rumah ( dirumah saja-red) karena hanya dengan cara inilah kita bisa memutus rantai penyebaran Covid 19. Kata Bupati.

 

Bagi saudara kita yang terkena Covid 19, yang sudah berjumlah 13 orang ( 10 orang masyarakat Kabupaten Sorong) dan 3 orang dari daerah lain, jangan dijauhi dan dikucilkan keluarganya. Kita semua bersaudara, kita harus saling menopang satu sama lainnya. Pinta Bupati.

 

Diakhir pelaksanaan kegiatan ini, Bupati Sorong secara simbolis memberikan bantuan Sembako berupa Beras 10 Kg, Minyak Goreng dan telur bagi tiga orang perwakilan masyarakat. Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.