100 Hektar Lahan Petani Sayur dan Buah Di Kabupaten Sorong Terancam Gagal Panen

Fhoto DOK. rri.co.id

Lensapapua–   100 haktare lahan pertanian sayur dan buah di Distrik Aimas Kabupaten Sorong terancam gagal panen total karena banjir.
itulah suara petani yang sempat ditemui kemarin, saat menyaksikan 100 hektare lahan pertanian milik warga terendam air. Kamis (21/7)

Gagal panen itulah dua kata yang akan dialami masyarakat tani di distrik Aimas Kabupaten Sorong, setelah mengetahui lahan pertanian seluas 100 hektare yang diolah selama beberapa bulan belakangan harus terendam banjir yang terjadi Rabu sore hingga malam hari.

Pupus sudah harapan dapat menikmati hasil panen sayur terong, cabai, tomat, kubis, melon yang diupayakan selama ini.

Ditemui kemarin, Yakim, tokoh warga yang mendiami kelurahan Malasom distrik Aimas mengatakan, area pertanian yang diolah warga sebelumnya tidak pernah mengalami banjir kendati hujan dengan intensitas sangat besar sekalipun, namun banjir yang terjadi selain karena intensitas hujan yang tinggi dan berdurasi panjang, namun penyebab lainnya dikarenakan adanya pembangunan jembatan di
kanal jalan wisata menuju ke pelabuhan container yang disinyalir tidak mengikuti prosedur AMDAL.

Sehingga warga petani harus menerima dampaknya, oleh sebab itu Yakim telah meminta warga petani melakukan pendataan dan akan diadukan ke Bupati Sorong agar dapat dibantu sesuai dengan kebijakan bagi petani didaerah tersebut.

Pantauan dilapangan disejumlah titik di distrik aimas kabupaten sorong mulai terendam banjir, selain karena intensitas atau curah hujan yang tinggi, juga karena saluran drainase yang belum terbangun secara baik, sehingga masih membutuhkan perhatian serius pemda kabupaten sorong agar dapat menangani banjir yang datang saat musim penghujan tiba.  (yud/red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.