Teladani Semangat Gigih Kepahlawanan Melalui Revolusi Mental

Lensapapua–  peringatan hari Pahlawan 10 November  mendasari semangat pahlawan dalam melepas secara total belenggu penjajahan terhadap tanah air bangsa Indonesia, dimana 3,5 abad pahlawan Indonesia berjuang habis-habisan hingga akhirnya bangsa Indonesia merdeka.

Namun demikian merdekanya bangsa Indonesia saat ini bukan akhir dari perjuangan, sebab generasi penerus bangsa Indonesia saat ini patut mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut oleh pahlawan bangsa.

Dikatakan mentri sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam amanat tertulis dalam Upacara memperingati hari pahlawan nasional sebagaimana dibacakan Komandan Kodim 1704 Sorong, Letkol Infanteri Daniel Edgar Syalom Lalawi di halaman kantor Bupati Kabupaten Sorong, Kamis (10/11)

Ditambahkan Dandim, Daniel Lalawi mengutip sambutan mentri sosial, , tantangan dan keterbatasan saat ini tidak lebih buruk dimasa perjuangan pahlawan, oleh karenanya diharapkan agar generasi penerus mampu menujukkan potensi dan loyalitas terhadap bangsa.

“Seberat apapun tantangan yang dihadapi dalam keterbatasan yang ada tidak menyurutkan semangat perjuangan, mental semacam ini yang harus dipertahankan, semangat hari pahlwan harus mampu menggali apinya bukan abunya, semangat ini harus dipertahankan untuk bangsa Indonesia”.

Pelaksanaan kegiatan upacara memperingati hari pahlawan 10 November berlangsung hikmat, dihadiri pelaksana tugas jabatan Bupati Sorong, Musa Kamudi bersama Forum Komunikasi Pimpinan daerah se- Kabupaten Sorong. (yud/red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.