Seminar Multikulturalisme, HAM dan Kebebasan Beragama Di Kabupaten Sorong

20150902_113509

Lensapapua – Bupati Sorong Dr. Drs. Stepanus Malak, M.Si, mengemukakan, melalui seminar multikulturalisme, hak azasi manusia dan kebebasan beragama/berkeyakinan yang digelar di daerah ini merupakan suatu bentuk kerjasama dari STKIP Muhammadiyah Sorong dengan Forum Kerukunan Umat Beragama setempat.

Tujuannya, untuk membangun kebersamaan, pengetahuan dan keanekaragaman kehidupan masyarakat yang multikulturalisme dalam berbagai perspektif kepentingan serta diimbangi dengan hak-hak hidup manusia ciptaan Tuhan, ujarnya di Aimas, Rabu (2/9).

Kehidupan kebebasan beragama/berkeyakinan merupakan suatu hal yang sangat relevan dengan keadaan saat ini. Selama ini, lanjut Malak, FKUB telah mendorong berbagai tokoh agama atau lintas agama berjalan produktif.

“Artinya, bukan semata-mata hanya diimplemetasikan di masyarakat saja, tapi dunia akademispun sama halnya yang harus kita lakukan saat ini di STKIP Muhammadiyah, dengan mengundang para pakar dari Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur. Kedatangan para guru besar tersebut untuk memberikan pengatahuan terkait multikulturalisme hidup di negara ini,”jelas Malak.

Mudah-mudahan dengan apa yang disumbangkan dari guru besar tersebut akan menjadi suatu pengatahuan (pengalaman) yang bisa kita terapkan di dalam kehidupan bermasyarakat yang ada di Kabupaten Sorong khususnya. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.