Seminar dan Lokakarya Disabilitas Difabel

Nurjannah.

Lensapapua – Nurjanah dari Program Officer salah satu program perempuan peduli bisa difabel dimana melalui kegiatan seminar dan lokakarya yang berlangsung hari ini dimana dari pimpinan dinas terkait atau pejabat yang mewakili memberikan materi, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Misalnya saja dari Dinas Pekerjaan Umum dimana sesuai dengan Permen PU Nomor 30 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan atau  hal yang berkaitan dengan tata ruang. Begitu pula dari Dinas Sosial menyampaikan terkait dengan UU Disabilitas maupun instansi teknis terkait lainnya, ujar Nurjanah, Kamis (12/5).

Dari seminar ini kita akan berlanjut lokakarya bagaimana aksi setelah ini seperti apa untuk ke depannya hingga timbul adanya rekomendasi setelah usai kegiatan ini nantinya.

“Kita lebih terfokus juga pelayanan Puskesmas yang aksible ke disabilitas termasuk bagaimana dengan sarana dan prasarana pendukung. Bahkan kemarin setelah kita selesai UBS(user base survey) akan memperoleh hasil akan disampaikan oleh salah satu kepala Puskesmas,” jelasnya.

Jadi memang saya melihat issu disabilitas ini baru agar bagaimana kita beritahu Puskesmas aksesible, ya mudah-mudahan dengan kegiatan UBS ini  pelayanan Puskesmas ke depan lebih aksesible, pinta Nurjanah.

Tadi juga dijelaskan oleh Wabup Sorong, bahwa tidak ada ego sektoral tapi bagaimana upaya untuk melibatkan kegiatan secara bersama dari semua SKPD teknis terkait dalam pelayanannya agar lebih optimal lagi. RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.