Potensi Rumput Laut Miliki Nilai Ekonomi Tinggi

Lensapapua–  Dukungan  pemerintah pusat  melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ke desa begitu besar, hal ini dilakukan untuk mewujudkan kampung yang mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan perekonomian melalui pengelolaan potensi sumber daya alam yang dimiliki, satu dari perhatian yang diberikan tersebut yakni melalui kegiatan pembudidayaan rumput laut di kampung Arar, distrik Mayamuk.

 

Muhammad Yasin Rumbrawer, Ketua Tim Pelaksana Pengembangan Kemitraan Kementerian Desa mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan dari Kementerian untuk mendukung budidaya rumput laut, selain itu aparat kampung juga menyisihkan anggaran untuk menyukseskan budidaya rumput laut.

 

” Kami sampaikan apresiasi atas pemberian program budidaya rumput laut di kampung arar, awalnya memang cukup sulit karena pasar yang tidak tersedia, sehingga hasil rumput laut belum terserap secara baik, oleh karena itu setelah dilakukan pemasaran maka saat ini rumput laut banyak yang tertarik, sebelumnya melalui beberapa pelatihan, mama-mama kampung Arar membuat makanan olahan rumput laut” kata Muhammad Yasin Rumbrawer.

 

Bupati Sorong, Johny Kamuru saat melakukan panen raya budidaya rumput laut di kampung Arar mengatakan dengan potensi rumput laut yang ada saat ini menunjukkan adanya nilai ekonomi yang tinggi.

 

Sehingga pemerintah kampung harus mengambil peluang ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mendukung program budidaya rumput laut, termasuk mendorong agar rumput laut produksi masyarakat arar dapat dipasarkan keluar daerah Papua.

 

“Kami apresiasi keseriusan masyarakat dalam budidaya rumput laut ini, kami mendukung program yang telah ada, kita dukung agar rumput laut yang ada tidak saja dipasarkan didalam Sorong melainkan juga sampai keluar daerah Papua bahkan hingga keluar negeri” kata Johny Kamuru, Selasa (26/11). (Yud/red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.