Mendagri : Berbagai Pokok Permasalahan Jadi Kebijakan Pemerintah Joko Widodo

IMG_4884

Lensapapua – Ada berbagai pokok permasalahan menjadi kebijakan Pemerintah Joko Widodo dengan Nawacitanya, yang berkaitan dengan masalah lingkungan, hutan serta lainnya yang masih diperjuangkan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), ujarnya di Aimas, Selasa (17/3).

Melalui Rakernas AMAN ke-4  ini, diharapkan bisa menghasilkan gagasan untuk menata kekuatan masyarakat adat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Dijelaskannya, masyarakat adat yang ada di wilayah NKRI ini ada dan berada sebelum republik ini lahir. Masyarakat ada nusantara dari Sabang sampai Merauke itu harus mampu menjadi perekat, dan mampu menjadi kebhinnekaan menjadi suatu kekuatan bangsa yang besar.

“Kita ingat, Bung Karno dan Bung Hatta pada saat membaca Proklamasi kemerdekaan RI, ada satu kalimat yang harus kita ingat, bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas untuk menuju kesejahteraan dan kemakmuran seluruh masyarakat Indonesia,”pintanya.

Tentu juga tanpa terkecuali masyarakat adat yang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari semua negara, yang namanya Republik Indonesia.

“Perjuangan dari aliansi masyarakat ada ini, kata Tjahjo Kumolo, walaupun baru 16 tahun bangkit ide, gagasan, tekad, menata kekuatan semata-mata hanya ingin  agar masyarakat adat ini tidak terpinggirkan.”

Ini menjadi komitmen Presiden Jokowi, dengan membangun NKRI ini dari perbatasan maupun desa yang salah satunya adalah desa-desa adat. Memproses masyarakat adat dalam memperjuangkan  ke depan yang seharusnya tidak boleh terpinggirkan.

Maka melalui forum yang sangat terhormat ini,  saya atas nama pemerintah dan Mendagri, meminta kepada seluruh gubernur, bupati, walikota untuk serius memperhatikan masyarakat desa adat di wilayahnya masing-masing.

Tentunya dengan melakukan sebuah penataan sehingga jelas mana yang menjadi hak-hak adat merupakan bagian dari sebuah daerah yang harus dihargai. Ada dua RUU yang belum terselesaikan seperti yang dijelaskan Sekjen AMAN, maka saya mengajak kepada dua dirjen saya yang turut hadir pada kesempatan ini  untuk segera diproses, kata Mendagri Tahjo Kumolo. Pernyataan Mendagri tersebut, langsung disambut meriah oleh para hadirin. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.