Kunker Kapolda Papua Barat Dikabupaten Sorong Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada

Kapolda Papua Barat Brigjend Drs. Martuani Siregar Sormin.M.Si. saat berkunjung di Polres Sorong Kabupaten.
Kapolda Papua Barat Brigjend Drs. Martuani Siregar Sormin.M.Si. saat berkunjung di Polres Sorong Kabupaten.

Lensapapua- Jajaran Polres Kabupaten Sorong sambut kunjungan perdana Kapolda Papua Barat, Brigjend Drs. Martuani Siregar Sormin. M.Si., bersama ibu dan rombongan di Polres Sorong Kabupaten, dalam rangka melakukan Kunker dan tatap muka bersama seluruh jajaran Polres Sorong dan ibu-ibu bhayangkari. Kamis (12/1)

Dikatakan Kapolda kepada para awak media dalam jumpa persnya, selain bertatap muka dengan jajaran Polres, kunker perdana ini juga terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan dikota/kabupaten Sorong dan Tambrauw dan juga Pilkada gubernur pada Februari 2017 mendatang. Untuk itu, sebagai Kapolda baru saya harus mempelajari karakteristik wilayah yang ada disini, terang Kapolda.

Menurut Kapolda, daerah yang paling rawan adalah daerah yang yang letaknya sangat jauh, komunikasi sulit, sarana dan alat transportasi yang juga kurang memadai, dalam hal pelaksanaan Mantap Praja 2017 jajaran Polda menggelar kekuatan 3.700, dan personil yang ada 4.300.

Diakui Kapolda, pihaknya masih kekurangan personil untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada. Oleh sebab itu kemarin 2 SSK Sat Brimob pusat sudah hadir di Sorong yang dibagi 1 SSK di Manokwari dan 1 SSK di Sorong. Pada H-7. Kemudian 200 personil juga akan datang dari Polda Papua yang akan ditempatkan pada pengamanan di TPS-TPS perkotaan yang mudah dijangkau, sementara Sat Brimob Polda Papua Barat akan didistribusikan ke kabupaten yang sulit dijangkau, bebernya.

Sesuai permintaan KPU agar 1 TPS 1 pulau, akan kami usahakan untuk pengamanan disana, dan tentunya hal ini tidak mungkin hanya Polisi saja, kami juga dapat back up dari Pemprov dan Pemkab untuk Linmas, jadi kami akan upayakan 1 TPS 2 Linmas dan 1 orang personil kepolisian. Terang Kapolda.

Untuk mengatasi kekuangan personil kata Kapolda, untuk sementara penggelaran pasukan harus sesuai kebutuhan, Brimob yang didistribusikan di Polres-Polres 1 SST yang bisa digunakan atau sebanyak 570 personil, di Manokwari dan Sorong juga ada cadangan 1 SSK ( Satuan Setingkat Kompi) artinya kami masih memiliki cadangan 100 personil di Manokwari dan 100 personil di Sorong.

Oleh sebab itu berkaitan dengan potensi ancaman, secara awal satuan-satuan personil kami akan didekatkan dengan lokasi ancaman, contoh Kabupaten Maybrat yang belum memiliki Polres maka kami sudah tempatkan 1 SSK personil Brimob, karena wilayahnya cukup jauh.

Kedepaan kata Kapolda, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemkab supaya di 4 kabupaten/kota yang belum memiliki Polres akan segera diupayakan untuk ada Polres-Polresnya, selain itu kami juga akan bermohon ke Mabes Polri, karena dari susunan personil Polda Papua Barat, yang tercukupi baru sekitar 40 persen, saat ini yang tersedia baru 4.300 personil, jadi sebagai Polda baru semua masih serba terbatas, ungkap Kapolda. RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.