Cari Solusi Terbaik Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi Pemda Sorsel Gelar Pertemuan

Lensapapua–    Bertempat di Swissbell hotel Kota Sorong,  Pemda Sorong Selatan (Sorsel) gelar pertemuan antara masyarakat marga Anni Keret yang dihadiri   rombongan Plt Gubernur Papua Barat, tim Kapolda Papua Barat, DPRD dan Polres Sorsel, badan pertanahan dan pihak-pihak terkait lainnya.

Pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti penyelesaian tuntutan ganti rugi atas lahan tanah seluas 100 hektar milik hak ulayat leluhur marga Anni Keret yang digunakan pemda Sorsel untuk areal perkantoran pemerintahan sejak beberapa tahun silam,  Rabu (08/3)

Dalam penyampaian Plt. Gubernur Papua Barat Eko subowo mengatakan, sebagai pasilitator pihaknya hanya meminta kepada seluruh pihak yang terkait dalam permasalahan ini agar dapat mencari cara penyelesaian terbaik tanpa harus ada yang merasa dirugikan.

Mengingat  putusan pengadilan negeri Sorong juga sudah berkekuatan hukum tetap alias telah Inkraacht dan segera harus dilaksanakan. Tetapi hal-hal apa yang perlu diperhatikan harus diperhatikan agar tidak menyalahi aturan yang ada, kata Eko Subowo.

Sementara Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli, SE.,dalam penyampaiannya meminta agar masyarakat marga Anni dapat memberi waktu, agar pemda Sorsel terlebih dahulu melakukan pengecekan secara menyeluruh terkait hal-hal yang menjadi sebab akibat dari permasalahan ini.

Pada dasarnya pemda Sorsel siap melaksanakan putusan PN Sorong untuk  segera membayarkan tuntutan ganti rugi tersebut, tetapi setelah kami mengetahui seluruh hasil pemeriksaan nanti, kata Samsudin.

Disis lain, Kapolda Papua Barat, Brigjend Pol. Drs. Martuani sormin,  mengatakan jika masih ada  langkah-langkah hukum yang akan diupayakan Pemda Sorsel agar segera dilakukan, tanpa membuat masyarakat menunggu terlalu lama, tetapi jangan juga melakukan tindakan yang melawan hukum, kata Kapolda.

Ditambahkan Kapolda, terhadap dugaan-dugaan pemalsuan tanda tangan dan surat pelepasan adat atas tanah leluhur yang disampaikan marga Anni , akan segera kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, agar titik terang dari persoalan ini dapat segera kita ketahui serta tindakan apa yang akan diambil, tambah Kapolda.

Selain itu, masyarakat marga Anni dalam pertemuan itu dengan tegas mengatakan, tidak mau lagi melakukan  pertemuan yang hanya berujung pada janji-janji saja.  “kami minta langkah nyata, dan bayar sesuai keputusan”, kalau tidak dapat dibayar dengan segera maka kami akan kembali menduduki/memalang tanah milik kami”. Tegas masyarakat marga Anni.  RED

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.