Ayo Daftarkan Segera Seluruh Keluarga Jadi Anggota JKN-KIS

Hilda.

Lensapapua – Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus dirasakan manfaatnya dari semua kalangan masyarakat indonesia.

 

Seperti yang dialami Hilda (40) seorang guru agama disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sorong yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) selama 4 tahun saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong.

Hilda menceritakan ia dan suami sejauh ini menggunakan kartu JKN-KIS untuk pemeriksaan kesehatan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti sakit gigi, demam dan ketika ingin memeriksa kondisi matanya.

“Sejauh ini, saya dan suami masih sehat terus, paling hanya berobat ke fasilitas kesehatan kalau sakit demam, flu, sakit gigi atau sakit mata.

 

Kami tak perlu mengeluarkan biaya perawatan sama sekali. Kendalanya pun hampir tidak pernah saya alami selama berobat di fasilitas kesehatan,”kata Hilda.

Hilda pun menceritakan pada pertengahan tahun 2018 yang lalu ia melahirkan seorang anak pertamanya, saat itu ia belum mendaftarkan bayinya sebagai peserta JKN-KIS. Dalam beberapa hari setelah dilahirkan, anaknya mengalami sakit dan harus dirawat.

 

Ia merasa sangat menyesal saat itu belum mendaftarkan bayinya dan harus mengeluarkan biaya pada saat memberi perawatan bayinya. Setelah itu, Hilda bertekat mendaftarkan bayinya sebagai peserta JKN-KIS agar kesehatan anaknya dapat dijamin dengan baik.

“Saya merasa sangat menyesal waktu itu belum mendaftarkan bayi saya sebagai peserta, kami pun harus mengeluarkan biaya pengobatan bayi kami. Apalagi ini anak pertama saya, setelah sekian lama saya dan suami menikah. Kami sangat menyesalinya, tapi syukur bayi kami kembali sehat.

 

Sekarang kami sudah punya Kartu JKN-KIS untuk semua keluarga, kesehatan kami sudah dijamin tanpa harus memikirkan biaya lagi. Saya bisa fokus merawat anak saya,” ceritanya.

“Tetapi dikarenakan kejadian tersebut, saya bertekat mendaftarkan bayi kami sebagai peserta dan lebih mencari tau dan lebih memahami prosedur dan aturan BPJS Kesehatan,” ungkap Hilda sambil mengenang kejadian tersebut.

Hilda mengaku akan lebih memahami prosedur yang ada pada BPJS Kesehatan dan berharap agar masyarakat lainnya tidak mengalami hal serupa yang dialaminya.

 

Hilda menghimbau agar masyarakat lainnya segera mendaftarkan seluruh keluarganya sebagai peserta JKN-KIS terutama bayi yang baru lahir.

“Semoga, kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi saya dan keluarga serta untuk masyarakat agar segera mendaftarkan seluruh keluarganya.

 

Jaminan kesehatan itu penting, Program JKN-KIS ini manfaatnya sangat luar biasa. Saya berharap Program JKN-KIS ini akan selalu ada untuk kami masyarakat Indonesia kedepannya untuk menjamin kesehatan kami semua,” tutur Hilda. (Red/TR/iy)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.