Pemkab Sorong Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Agustinus Wabia.

Lensapapua – Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, Kapolres Sorong AKBP Robertus A. Pandiangan, Ketua MUI setempat, KH Immanuel Syukri Moifilit serta sejumlah pimpinan OPD mengikuti vaksin COVID-19 tahap kedua, yang berlangsung di pendopo kediaman Bupati Sorong, Rabu (17/2-2021) di Aimas.

 

Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Sorong Agustinus H. Wabia menuturkan, sesuai dengan pencanangan yang berlangsung awal Januari 2021 lalu, ada target 10 orang yang mendapat vaksin tetes pertama.

Wakil Bupati Sorong Suko Harjono. Saat divaksin dosis kedua.

Namun, pada hari ini dari target itu ada sembilan orang saja, dimana Bupati Sorong sementara ada kegiatan dinas keluar daerah, dan satu lagi Staf Ahli Bupati Bidang SDM Wa Ode Likewati ditunda. Karena yang bersangkutan ada gangguan pernapasan (batuk pilek).

 

Sedangkan ibu Kapolres Sorong, awal pencanangan tetes pertama kemarin ditunda,  karena ada gangguan, sehingga hari ini ditambah ibu Kapolres mengikuti vaksin tetes pertama dari total secara keseluruhan ada sekitar 627 menjadi 628 orang, yang divaksinasi pada dosis pertama, jelas Agus kepada awak media di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

 

Untuk sementara untuk dosis tetes tahap kedua baru sembilan orang.

Kapolres Sorong AKBP. Robertus A. Pandiangan.

Ketika ditanya awak media kenapa vaksin lebih dominan di bahu bagian kiri. Kembali Agus menjelaskan,  vaksin itu idealnya di tempat yang tidak banyak aktivitas.

 

Jadi, tidak menutup orang yang yang kidal, lanjut Agus suntiknya di otot bahu kanan dipengaruhi banyak aktivitas. Mereka kebanyakan ambil di bahu kiri, karena  rata-rata aktivitas di kanan tangan dari yang bersangkutan.

Istri Kapolres.

Memang petunjuknya disuntik intrasekuler di otot harus tegak lurus, karena mempengaruhi secara langsung aktivitas pernapasan.

 

Sementara ini kita masih fokus untuk tenaga kesehatan dari vaksin Sinovac yang diterima sebanyak 2.610 dosis, sehingga dibagi dua untuk dosis pertama sekitar 1.080, dan yang sudah divaksin sekitar 600 lebih.

 

Jika, ter-update sekitar 700-an orang, maka masih tersisa sekitar 300-an orang yang harus ikuti vaksin tahap pertama.

Marwan. Kepala Puskesmas Malawili

Bahkan,  nanti di bulan ini kita akan melihat berapa vaksin kita yang sudah selesai untuk dosis pertama dan kedua. Dimana dosis pertama berapa akan kita perhitungkan berapa  alokasikan vaksin untuk TNI, Polri dan ASN direncanakan pada Maret nanti.

 

Tapi ini juga masih kita laksanakan dosis tahap kedua di awal Maret. Semuanya nanti kita lihat perkembangannya seperti apa, tambahnya. (rim/red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.