Wariskan Nilai-Nilai Budaya Pada Generasi Muda

20150122_105909

Lensapapua– Bupati Sorong Dr.Drs.Stepanus Malak M,Si. Sampaikan apresiasi, terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemimpin dan seluruh pengurus Sanggar ARAI’MA yang telah memiliki gagasan untuk pembinaan para generasi muda Papua, khususnya pembukaan pelatihan pembinaan warisan Budaya tak benda, pada generasi Papua di Kabupaten Sorong ini, katanya. Kamis (22/1)

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bupati Sorong menyampaikan, dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan dengan mendidik nilai-nilai Budaya pada generasi muda, kedepan Budaya ini tidak akan mati, tetapi akan semakin berkembang menjadi warisan Budaya orang Papua sesuai zaman pada masa yang akan datang, katanya.

Meskipun secara tidak langsung melalui pelatihan ini akan bisa mentransformasikan nilai-nilai budaya tersebut pada suatu perubahan sesuai dengan kebutuhan kehidupan manusia dalam kapasitas yang dimiliki dalam hidupnya.

Lanjut Bupati menjelaskan bahwa nilai Budaya juga bisa menjadi tuntutan pasar yang  bernilai ekonomi, baik itu kegiatan yang dilakukan maupun benda-benda yang dihasilkan yang bisa diperjualbelikan suatu waktu nanti, berkaitan dengan hal ini maka sangat dibutuhkan peran aktif dari semua pihak baik itu dari pemerintah daerah, masyarakat dan juga dari semua pengurus Sanggar serta para generasi muda yang memiliki potensi untuk kelancaran seluruh rangkaian kegiatan ini kedepan.

Apalagi dengan banyaknya kegiatan-kegiatan seni Budaya seperti seni suara, seni tari, seni ukir, seni lukis dan lain sebagainya, hingga pada seni Budaya visual seperti potrait, yang jika semua ini dituangkan dalam bentuk karya nyata, dan ketika karya tersebut dijual maka akan bisa menghasilkan nilai jual yang bernilai ekonomi, tutur Bupati.

Oleh karena itu, sangat diharapkan dengan keterbatasan yang ada, harus dimulai,dan harus diyakini bahwa suatu saat nanti akan bisa berkembang menjadi lebih baik dan bernilai sesuai dengan kebutuhan, dan nilai tersebut juga bisa menjadikan barang-barang yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas,  bahkan bisa menimbulkan persaingan dalam dunia usaha atau persaingan pasar, tetapi kita harus tetap mempertahankan nilai Budayanya atau ciri khas daerahnya  bukan nilai pasarnya, terang Bupati. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.