Pemkab Sorong Canangkan Penggunaan Bahasa Moi Kelim Setiap Hari Kamis

Pemkab Sorong canangkan penggunaan bahasa Moi Kelim setia hari kamis dilingkup pemda.

Lensapapua–   Bahasa daerah merupakan salah satu identitas, simbol, lambang dan jati diri dari setiap suku yang ada muka bumi ini. Sehingga perlu dilestarikan.

 

Untuk itu Pemerintah daerah Kabupaten Sorong, Senin (21-1/19) melakukan pencanangan penggunaan bahasa Moi Kelim dilingkungan Pemkab setiap hari Kamis sebagai  salah satu bentuk kepedulian untuk melestariannya.

 

Dalam arahan Bupati Sorong DR. Johny Kamuru. S.H. M. Si., saat apel pagi menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menggunakan bahasa Moi setiap hari Kamis dilingkungan pemerintah daerah.

 

Dikatakan bupati, pencanangan bahasa Moi ini adalah sebagai tindak lanjut hasil lokakarya bahasa dan sastra Moi yang dilaksanakan pada tanggal 30 November dan 03 Desember 2018 lalu.

 

Selain untuk melestarikannya, juga sebagai perwujudan realisasi janji visi misi bupati dan wakil bupati kepada masyarakat, yang salah satunya dengan mengangkat kearifan lokal dilingkungan pemerintah maupun lembaga pendidikan formal dan nonformal.

 

Secara khusus kepada beberapa kepala OPD yang berasal dari suku Moi, juga sangat diharapkan agar lebih proaktif dalam mensosialisasikan serta dapat menjadi pemandu penggunaan bahasa Moi dilingkungan OPD masing-masing. Pinta Bupati.

 

Sehingga dengan demikian kedepan diharapkan bahasa daerah Moi bisa lestari dan tidak punah. Harap Bupati.

 

Dalam pencanangan bahasa Moi kelim ini, pemkab Sorong juga turut membagikan buku saku sebanyak 500 exemplar kepada para ASN. Red

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.