Letak Geografis dan Kondisi Kamtibmas Distrik Klaso Aman Terkendali

IMG_2593

Lensapapua–  Kepala Distrik Klaso, Dance Ulimpa, S,Ip. Menyampaikan Apresiasi dan terimakasih kepada pemerintah daerah, atas terlaksananya peresmian kantor distrik dan Puskesmas Klaso meskipun mengalami sedikit keterlambatan. Sabtu (09/5)

Dalam sambutannya,  Dance memaparkan kondisi geografis dan Kamtibmas secara umum selama ini terjaga dengan baik, tidak pernah ada permasalahan yang dianggab mengganggu, meskipun dari pihak keamanan belum ada yang bertugas disini, tapi masyarakat yang ada semua menjaga situasi agar kondusif mulai distrik ini dibangun hingga pada saat sekarang ini, jelasnya.

Kemudian dari sisi pemerintahan kata Dance, distrik Klasow membawahi 5 kampung, yakni Kampung Siwis, Selakoba, Sengkeduk, Miskun dan Klabot gunung. Dengan adanya kebijakan pemerintah daerah untuk memekarkan beberapa wilayah distrik lagi, sehingga distrik Klasow sudah dimekarkan menjadi 1 distrik baru yaitu distrik Sengkeduk dan kepala distriknya sudah dilantik secara deginitif yaitu bapak Konstantinus PAA, urainya.

Oleh sebab itu saat ini ada beberapa kampung  secara khusus yang dibawahi oleh distrik Klasow yakni ; Kampung Siwis, Miskun, Klabot gunung, kampung Klasow, Sebaga, Klalit dan kampung Malawili.

Adapun daerah bawahan Distrik Sengkeduk adalah ; kampung Sengkeduk, Selekobo, Sie, Klamete, Sembatio dan kampung Klagele, kampung-kampung ini adalah kampung yang baru dimekarkan ditambah dengan beberapa kampung lama, maka menyangkut dengan pemerintahan diwilayah ini, nanti akan diatur oleh dinas teknis yang akan diatur oleh pemerintah daerah dalam hal ini kepegawaian.

Menurut Dance,  program kerja yang sudah dibangun diwilayah ini adalah infrastruktur dasar sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, atas gagasan ataupun diprakarsai oleh senior kami yaitu Yan Malak untuk nantinya kami lanjutkan yang tentunya juga dengan dukungan penuh dari semua pihak, himbaunya.

Sementara dari jalan induk sampai Kampung Siwis menuju kedistrik Klasow, infrastruktur jalan dan tata ruangnya belum terlaksana, ungkap Dance.

Dance menambahkan bahwa, untuk bidang kesehatan, pegawai staf yang sudah di SK hanya ada 3 orang, yakni kepala Puskesmas 1 orang dan tenaga perawat 2 orang, disamping itu masih ada tenaga PTT. Oleh sebab itu kami harapkan kepada pemerintah daerah untuk bisa menambah tenaga teknis diwilayah ini.

Kemudian dari sisi pendidikan, tenaga pengajar atau guru, hanya ada 4 orang, olehnya itu juga kami harapkan adanya penambahan tenaga pendidik, karena jika mereka ini turun ke Sorong, maka anak-anak akan dirugikan, sebaliknya juga demikian, jika ketiga tenaga pendidik ini berada ditempat maka administrasi pendidikan juga tidak jalan. Dari sisi keagaman, Klasis juga sudah menempatkan seorang Pendeta yang didukung beberapa Majelis untuk memberikan pelayanan disini, beber Dance.

Dari sisi adat dan Budaya disini berjalan seperti biasa, dan dalam waktu dekat kami akan mengudang pemerintah daerah untuk menyaksikan pelantikan dewan adat yang nantinya bisa membantu memberikan dukungan bagi kami menentukan tapal batas tanah adat, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan status tanah adat yang ada ketika pembangunan dilaksanakan diatas tanah tersebut, jelasnya.

Diakhir penyampaiannya, kepala distrik Klasow menyampaikan satu pesan khusus kepada pemerintah daerah, yaitu menyangkut “Distrik Sengkeduk sampai saat ini masyarakat masih menggantungkan kain Merah didepan kampung”, hal ini sesuai dengan laporan masyarakat yang juga langsung kami tindak lanjuti dengan melihat secara langsung kesana, Terang Dance.  (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.