Keimanan Seorang Hamba Allah Diukur Melalui Peristiwa Is’ra mi’raj

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua–  Melalui Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah Muhammad akan mengukur sejauh mana keimanan seorang Hamba atas Kuasa Allah Subhanahu Wa ta’ala.

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah Muhammad Salallahu alaihis salam merupakan sebuah peristiwa sekaligus mu’jizat Allah sang Maha Pencipta untuk menunjukkan kuasa-Nya, tidak heran jika saat sepulang Nabi menunaikan Isra’ dan mi’raj banyak umat Islam saat itu yang meragukan perjalan 2/3 malam Muhammad.

banner 325x300

Ketua PHBI Kota Sorong, Ustadz Suryadi mengatakan, jika menakar perjalanan Rasul Muhammad dengan akal atau nalar dan juga kecanggihan teknologi maka siapapun manusianya tidak akan pernah mengakuinya, oleh karena itu, butuh keimanan yang tebal agar dapat mempercayai peristiwa maha dahsyat yang ditunjukkan Allah sebagaimana Kuasa-Nya terhadap hamba pilihannya.
“Kalau mau menakar peristiwa tersebut, maka akal ataupun nalar manusia siapapun tidak akan pernah sampai, sebab untuk mengukur perjalanan Isra’ dan Mi’raj, dibutuhkan keimanan dan ketakwaan yang tebal, jadi tidak heran saat Nabi Muhammad mencertitakan perjalanannya tersebut banyak umat islam yang ragu dan sangsi, namun hanya sahabat Abu Bakar yang meyakini, karena Mu’jizat yang lebih dari dari Isra’ Mi’raj pun telah ditunjukkan Allah atas kuasa-Nya kepada manusia” tegas Suryadi, ketua PHBI Kota Sorong, saat memberikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj, senin (24/4/2017) di al Akbar Convention Centre Kota Sorong.

Secara teori teknologi masa kini, dibutuhkan jutaan kali kecepatan cahaya agar dapat menembus hingga luar angkasa, namun jika kehendak dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak satu manusia-pun yang dapat menyangkalnya. (yud/red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.