Kedepankan Budaya Dan Etika Berpolitik Dalam Kampanye Pemilu Caleg 2014

Lensapapua– Sesuai dengan perkembanSutowo.SH.Kabid Fasilitasi Poldagri Badan Kesbangpol Prov Papua Baratgan yang terjadi di era reformasi terutama dalam menyampaikan berbagai program kepada  masyarakat sebagai pemilih,harus mengedepankan Budaya dan Etika berpolitik.Kata Sutowo SH.Kabid Fasilitasi Politik dalam Negeri (Poldagri) Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat. Rabu 26/3.

Para caleg yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat  harus memiliki Etika,wibawa dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat itu dengan budaya yang santun, karena masyarakat kita Indonesia adalah masyarakat berbudaya.Katanya.

Jika sudah dapat mengetahui permasalahan dan akar permasalahan budaya itu, maka kelak saat menjadi anggota dewan bisa merasakan rakyatnya seperti apa sejahtera atau tidak. Begitu pula dalam menyampaikan visi dan misi partainya tidak perlu saling menghujat, tapi senantiasa menjaga etika dari politik itu sendiri.ujar Sutowo.

Diharapkan dengan ber-etika ketika dalam pelaksanaan kegiatan kampanye maka tidak akan menimbulkan masalah. Karena kita harus menjaga jangan sampai terjadi gesekan yang dapat menimbulkan perasaan tersinggung dari parpol yang lain,inilah yang kita harapkan supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang demikian,Karena jika kita berbicara tentang Etika dan karsa tentu ada rasa. katanya.

Jika kita kalau dicubit oleh orang lain tentu akan sakit,oleh karena itulah janganlah kita mencubit oranglain tersebut.Kita harapkan agar para caleg yang akan duduk di dewan nanti benar-benar  dapat memahami karakter masyarakat. Bagimana agar bisa memperjuangkan apa yang menjadi keinginan  rakyat itu sendiri.Pungkasnya. (Red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.