Johny Kamuru: Kabupaten Sorong Aman Selenggarakan MTQ Ke-VII

Lensapapua, Bupati Sorong Johny Kamuru mengemukakan, wilayah yang dipimpinnya hingga saat ini dapat dikategorikan aman dari  berbagai gangguan dan ancaman, sehingga Kabupaten Sorong lebih identik dengan daerah zona damai, ujarnya ketika memberikan sambutan pada pembukaan MTQ (Musabaqah Tlawatil Qu’ran ) VII, Senin (7/05) semalam di Aimas.

Kerja sama dan saling koordinasi antar lintas agama bersama pemerintah melalu wadah FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) selama ini berlangsung  baik, sehingga berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat heterogen ini dapat diatasi secara baik pula, aku Kamuru.

Untuk itu, kebersamaan yang telah terjalin baik ini untuk terus dipertahankan baik saat ini maupun di masa-masa yang akan datang, pintanya.

Di penghujung sambutannya, ia meminta kepada semua kafilah utusan dari berbagai daerah, jika ada hal yang kurang berkenan dalam pelayanan kami (Kabupaten Sorong) selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ ini ada berbagai keterbatasan yang ada untuk bisa dimaklumi.

Mudah-mudahan pada penyelenggaraan kegiatan yang sama pada tahun-tahun yang akan datang berbagai kekurangan bisa kami atasi secara baik, terutama masalah penginapan (hotel), yang masih dalam tahap pembenahan di komplek gedung Aimas Convention Center.

“Memang masalah hotel kami sudah berupaya semaksimal mungkin dalam tahap finishing pembangunan, tapi upaya itu tidak bisa terealisasi. Karena masih  ada berbagai bidang pembangunan infrastruktur yang lain juga dalam tahap pembangunan, tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum MTQ Mohammad Noer Said menyatakan, untuk mendukung kelancaran kegiatan ini didanai dari APBD Kabupaten Sorong sebesar Rp 2,8 milyar, bantuan dari Pemprov Papua Barat Rp 3 milyar  serta bantuan dari pihak ketiga, baik BUMN, BUMD serta bantuan pribadi dari perorangan.

Kegiatan berlangsung sejak pembukaan 07 Mei hingga penutupan nanti (12 Mei) mendatang bisa berjalan sesuai harapan. Jumlah peserta dari 12 daerah sebanyak 780 orang dan belum termasuk penggembira dari daerah asalnya masing-masing kafilah.

Sementara  dewan hakim ada 60 orang, dan kegiatan akan diadakan di bebarapa lokasi antara lain, berlangsung di gedung Aimas Convention Center, Kampus STKIP Muhammadiyah, Kampus STAIN, komplek Kantor Kementerian Agama, SMKN 1 Aimas. rim/red

Berita terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.