Published On: Sel, Okt 30th, 2018

Dispar Provinsi Papua Lakukan Pelatihan Seni Ukir Tradisional Di Biak

Lensapapua, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pariwisata mengadakan kegiatan pelatihan seni kerajinan ukiran tradisional papua di Kabupaten Biak Numfor yang di ikuti oleh 20 orang peserta dari Biak, kegiatan ini di adakan selama 2 hari sejak 29-30 Oktober 2018.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua, Yoseph I.S Matutina, yang di bacakan oleh Asisten II Pemda Biak, Ferry Betai menyampaikan bahwa Pelatihan seni kerajinan ukir dilakukan guna menumbuhkan serta meningkatkan kreativitas yang merupakan modal utama dalam menghadapi pelaksanaan tantangan global Sekaligus merupakan momentum untuk mengukur dan mengevaluasi perkembangan ekonomi kreatif di Papua.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesepahaman dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Masyarakat khususnya pengembangan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal dengan menjunjung nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat asli,” ujarnya.

Dijelaskan pula, Salah satu program ekonomi kreatif adalah menumbuhkembangkan sumber daya masyarakat lokal melalui penyuluhan dan pelatihan berbasis seni dan kreasi dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal pada masyarakat yang akan menerima manfaat dari kunjungan wisatawan yang berbelanja produk seni dalam kerajinan masyarakat sebagai souvenir.

karenanya pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Pariwisata tetap melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pelatihan seni kerajinan tangan pembuatan imitasi burung cendrawasih, pelatihan pembuatan batik tulis, pelatihan tenun termasuk pelatihan seni ukir di Biak ini.

“Yang kedepannya hasil akhirnya kami harapkan dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat khususnya pengrajin lokal pembuat kerajinan,” pungkas Kadispar Provinsi Papua.

Sementara itu, Herman Saud selaku kepala bidang pengembangan ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Papua, mengatakan Sasaran kegiatan ini yaitu meningkatkan kreativitas bagi anak-anak atau generasi muda di Biak.

“Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 yang mengatakan tentang kegiatan di sektor riil yaitu pelatihan ekonomi kreatif, nah salah satu kegiatannya adalah ini seni ukir,” tuturnya.

Herman menambahkan kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Biak, ini bagian dari pengembangan persiapan SDM dalam rangka menyiapkan produk-produk lokal di daerah, selain itu juga di beberapa titik daerah lain nanti sudah kami siapkan ruang kreatif untuk produk-produk ekonomi kreatif persiapan untuk Pon 2020.

Harapan kami, dengan kegiatan ini, walaupun waktunya singkat tetapi bisa di manfaatkan waktu yang singkat ini, peserta bisa mengikuti pelatihan seni kerajinan ukiran tradisional papua ini, agar bisa membuat dan menyiapkan produk produk ekonomi kreatif asli Papua,” pungkas Herman Saud. red

https://www.lensapapua.com/wp-content/uploads/2018/02/new-header.png

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>