Alat Tangkap Nelayan Harus Ramah Lingkungan

Susi Pudjiastuti

Lensapapua – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mengimbau kepada nelayan agar alat tangkap harus ramah lingkungan.

 Seperti contonya saja, Lobster yang  bertelur tidak boleh ambil. Semisal  kalau mau diambil dengan ukuran tertentu saja, katanya, di Waisai, Sabtu (9/5).

 Kita ketahui bersama, bahwa di perairan Raja Ampat dengan hamparan laut yang begitu luas, maka yang saya harapkan di sini hanya cukup  dengan menjaga kelestariannya  saja akan terus ada hasil yang akan kita peroleh.

 “Jadi jangan serakah (tamak) dengan mengambilnya semua pasti akan habis. “Dan tidak semua orang punya laut atau biota yang sehebat di perairan wilayah Raja Ampat ini, bahkan cemburu kalau orang jawa melihat laut seperti ini,” tuturnya.

 Ia mengimbau, makanya bagaimana masyarakat tetap  jaga dan ambil secukupnya saja dari hasil laut tersebut. Ini saya ingat jangan saudara akan kehilangan seperti orang Jawa di perairan utaranya mau cari ikan kakap saja sulit didapat, maka hal seperti ini jangan sampai terjadi di Raja Ampat.

 Apalagi kalau ada illegal fishing yang mau ambil ikan Hiu, misalnya kalau siriknya Hiu kalau didapat 2 ton  berarti ikan yang diambil sekitar 200 ribu kilogram.

 Ia menambahkan, misalnya, dari jumlah 200 ribu kilogram kalau dibagi per ekornya 100 kilogram, maka ikan Hiu yang ditangkap sebanyak 20 ribu ekor. Dengan kegiatan illegal fishing yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, maka tugas dan tanggungjawab saudara harus melawan dari  praktek-praktek seperti ini, karena akan berimbas luas terhadap ketahanan hasil laut dan kekayaan lainnya pinta Susi.

 “Kalau kita andalkan Angkatan laut saja kan tidak mungkin, karena wilayah operasionalnya begitu luas. Jadi yang pertama menjadi Siskamling laut, ya saudara-saudara sekalian,”harapnya. (rim/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.