Wakbup Biak Numfor : Diperlukan Upaya Stakeholder Untuk Majukan Mutu Layanan Kesehatan

Lensapapua, Biak – Keberlangsungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak terlepas dari peran komunikasi lintas instansi yang saat ini sedang dijalin bersama. Untuk itu dibutuhkan sinergitas antar lembaga agar masing-masing dapat berperan maksimal sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Wakil Bupati Biak Numfor, Calvin Masnembra yang membuka pertemuan monitoring dan evaluasi sarana prasarana dan SDM fasilitas kesehatan kabupaten Biak Numfor menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya penting dalam memajukan mutu layanan kesehatan  khususnya di Kabupaten Biak Numfor, Kamis (07/07).

“Dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi secara rutin, Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dan BPJS Kesehatan dapat membentuk komunikasi dan kerjasama yang efektif demi terlaksananya Program JKN yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Calvin.

Ada beberapa poin permasalahan yang terungkap pada pertemuan monitoring dan evaluasi dan sarana prasarana ini, diantaranya belum meratanya ketersediaan SDM khususnya tenaga dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan yang selanjutnya adanya perawat dan bidan yang belum mempunyai Surat Izin Praktik (SIP).

Untuk kedua permasalahan tersebut solusi yang diberikan adalah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk pemenuhan tenaga dokter, perawat dan bidan di FKTP dan masing-masing Kepala Puskesmas lebih aktif memonitoring tenaga kesehatan khususnya perawat dan bidan yang belum mempunyai SIP untuk dibantu dalam pengurusan SIP.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor Haris Prayudi, mengatakan pertemuan ini sebagai bentuk kemitraan yang sangat baik antara Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dan BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan.

Selanjutnya Haris juga menambahkan bahwa penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Kabupaten Biak Numfor sangat memerlukan dukungan dari segenap pemangku kepentingan. Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja sama agar penyelenggaraan Program JKN dapat berjalan dengan sukses.

“Dengan pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan mutu layanan yang baik FKTP maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) melalui upaya pemenuhan ketersediaan SDM tenaga kesehatan dan sarana prasarana, sehingga pemberian pelayanan kesehatan dapat lebih optimal dan dirasakan manfaatnya oleh peserta JKN,” tutup Haris.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.