Tutty Saol: Bangga Bisa Jadi Kader JKN-KIS

Tutty Saol. Kader JKN-KIS

Lensapapua–   Sejak bergabung menjadi Kader JKN-KIS sejak 2017 lalu, Tutty Saol (39) merasa melakukan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Ia pun menceritakan kebanggaannya tersendiri sejak menjadi Kader JKN BPJS Kesehatan Cabang Sorong.

Tutty merasa niat awal menjadi Kader JKN-KIS ialah ingin membantu masyarakat dilingkungannya yang menurutnya masih banyak yang belum mengerti dan paham tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

 

Ia merasa terdorong agar dapat memberi kontribusi besar agar masyarakat sekitarnya dapat lebih memahami prosedur dari Program JKN-KIS sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfatnya tanpa mengalami kendala yang serius.

“Saya awalnya berfikir, masih banyak sekali warga yang belum paham soal Program JKN-KIS. Makanya saya memutuskan bergabung menjadi Kader JKN-KIS, hitung-hitung membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

Saya juga kebetulan suka menemui banyak orang, saya senang menjelaskan dan menerangkan sehingga banyak orang yang dapat lebih paham dengan penjelasan saya,” ungkap Tutty.

“Alhamdulillah, selama satu tahun kemarin sampai bulan Desember 2018, saya sudah berhasil merekrut 25 keluarga serta membantu BPJS Kesehatan dalam menagih tunggakan iuran peserta sebesar 96 jutaan.

 

Saya bersyukur sekali dapat mensukseskan Program JKN-KIS ini dengan membantu menagih tunggakan iuran yang nantinya akan dijadikan manfaat luar biasa juga bagi masyarakat kita,”ungkapnya tersenyum.

Harapannya untuk kedepannya akan lebih banyak lagi masyarakat yang lebih memahami pentingnya menjamin kesehatan mereka serta bagi yang sudah menjadi peserta agar terus rutin membayar iurannya.

 

Karena ia merasa iuran yang ia bantu dalam menagih ke peserta yang menunggak sangatlah membantu jalannya program JKN-KIS ini. Sehingga banyak masyarakat yang akan merasakan manfaatnya lebih banyak lagi.

Tutty juga berharap agar semakin banyak masyarakat yang ingin menjadi Kader JKN-KIS untuk menolong sesama.

 

Dengan semakin banyaknya yang menjadi Kader JKN-KIS menurutnya akan semakin banyak masyarakat yang merasa terbantu dan memahami prosedur Program JKN-KIS serta membayar iuran rutin perbulan.

“Semoga semakin banyak juga yang ingin bergabung seperti saya dengan menjadi Kader JKN-KIS, asalkan niatnya membantu agar BPJS Kesehatan ini maju terus dan saya rasa menjadi Kader JKN-KIS sama sekali tidak ada kendala.

 

Yang penting lakukan dengan ikhlas, jalani dengan santai tetapi harus memenuhi target juga. Saya berharap semoga Program JKN-KIS ini akan selalu ada dimasa depan sampai cucu cicit kita juga ikut merasakan program yang sangat mulia ini,” tutupnya sambil tersenyum. (/red/TR/iy)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.