TMMD 98 Muturi Negeri Sisar Matiti, Resmi Ditutup

 

foto bersama Pemda dan tim satgas TMMD 98 (ian)

BINTUNI, Lensapapua — Komitmen TNI dalam mensukseskan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, Desa/Kampung Muturi Distrik Manimeri, akhirnya resmi ditutup oleh Komandan Kodim 1703 manokwari Letkol.inf.Andy Parulian.Simanjutak, S.IP. Kamis (4/5), bertempat di halaman upacara SD Muturi Kabupaten Teluk Bintuni.

Program dan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke 98 Kodim 1703/mkw di Kabupaten Teluk Bintuni Distrik Manimeri Kampung / Desa Muturi yang resmi telah ditutup ini bukan sekedar seremonial semata. Kebersamaan yang di tunjukan merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa, yang diwujudkan dalam sikap gotong royong bersama. Sehingga dengan hal itu dapat mengatasi berbagai persoalan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dandim 1703/mkw Letkol.inf.Andy.Parulian, saat melakukan serah terima aset program pengerjaan fisik TMMD 98 kepada Pemda Teluk Bintuni di Terima oleh Wabup Bintuni Matret Kokop (fto,ian)

”Selama satu bulan lamanya pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD reguler ke 98 ini, bekerja keras dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki. Kebersamaan seperti inilah yang merupakan inti kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga dapat meneruskan roh perjuangan bangsa yang wajib untuk dipelihara,” ujarnya.

Hal itu, terbukti dengan adanya penyelesaian seluruh titik lokasi yang menjadi sasaran program TMMD di wilayah itu. Seperti pembangunan Bak penampung air, MCK, Lapangan Voli dan Pengecoran jalan menjadi bagian aset program  wujud Pekerjaan fisik yang sukses di laksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh tim satgas TMMD 98, bersama masyarakat Kampung Muturi.

Dandim 1703 Andi Parulian juga menilai, keberhasilan pelaksanaan program yang bertempat di Kabupaten dengan julukan Negeri Sisar matiti, Kali kabur tersebut, dapat diperoleh atas partisipasi dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat sekitar.

Dandim 1703/mkw letkol.Inf.Andy Parulian saat bercakap – cakap dengan para pejabat daerah Pemda Bintuni. (fto.ian)

“Keberhasilan ini merupakan wujud atas kerjasama yang baik dari pihak TNI, Polri, Pemda dan masyarakat di wilayah program TMMD ini,” kata Perwira Tinggi TNI di Jajaran Kodim 1703/mkw

Selain itu, kata Dandim saat membacakan amanah melalui amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral Mulyono yang dibacakannya, dirinya sangat mengapresiasi upaya yang diberikan oleh seluruh pihak dalam mensukseskan program TMMD kali ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bahu-membahu dan saling memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan ini,” tuturnya

Ia menjelaskan, program TMMD merupakan salah satu kegiatan TNI yang sudah berjalan sejak tahun 1980-an. dimana hal ini setelah sebelumnya digelar 2 kali dalam setahun, saat ini, program TMMD rutin digelar selama 3kali dalam setahun, dan tentunyq disesuaikan dengan kesepakatan bersama Pemerintah Daerah setempat.

“Itu semua dilakukan oleh TNI sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan wilayah tertinggal,” jelasnya.

Perlu diketahui, selama pelaksanaan program TMMD kali ini, seluruh prajurit TNI hanya diberikan batas waktu selama 30 hari. Bahkan, selama berlangsungnya kegiatan itu, para satgas TMMD juga dihimbau untuk berbaur dan menyatu bersama masyarakat di lokasi TMMD. Hal ini seperti memasak dan makam bersama masyarakat kampung, bahkan tidur pun anggota TNI begitu membaur ditengah keluarga rumah warga setempat. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.