Lensapapua – Ada tiga hal penting yang direkomendasikan BPK Perwakilan Papua Barat Terkait hasil pertemuan yang dilaksanakan dihotel Aimas bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Direktur RS. Jhon Piet Wanane (JP. Wanane dan kepala dinas Kesehatan Kabupaten Sorong. Sabtu (19-11/22)
Tiga poin penting tersebut menyangkut SPO (Standar Prosedur Operasional) dan Standar Pelayanan Minimum (SPM) kinerja Rumah Sakit (RS) JP. Wanane yang dinakhodai Dr. Theo Mansa,.
Demikian disampaikan Dr. Theo Mansa, S.Pb,.KBD,.kepada media ini melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (19-11/22)
Lanjut Theo, Yang menjadi fokus perhatian BPK-P adalah terkait sarana dan prasarana rawat inap yang masih kurang, harus dilengkapi, karena dalam standar pelayanan RS terdapat dalam tiga bagian yakni Rawat inap, Rawat jalan dan IGD.
Kemudian dalam pemeriksaan tersebut juga menyangkut SPO, SPM, dan pada saat ini kami sedang mempersiapkan struktur RSUD, karena struktur tahun 2008 yang sudah tidak sesuai lagi, jadi harus direvisi atau dicabut untuk persiapan akreditasi, sehingga yang dulunya RSUD masih tipe C kedepan naik menjadi Tipe B. Ujarnya
Selain itu, penggunaan aplikasi terbaru yaitu aplikasi Rainbow yang dikeluarkan Depkes untuk perhitungan analisa beban kerja perlu dimutahirkan, aplikasi terbaru ini untuk mendata alat kelengkapan peralatan medis lebih maksimal. Ujar Theo. Red