The Big Super Fight  2017, Untuk Masyarakat Papua Barat

MANOKWARI, lensapapua – Pertandingan Tinju Profesional (The Big Super Fight 2017) Akan segera digelar di kota Manokwari, Provinsi Papua Barat. Pergelaran Tinju Profesional ini, selain dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke – 71, merupakan hadiah kepada masyarakat Papua Barat dalam merangsang kenangan dan ingatan akan masa kejayaan para Berlian Hitam Papua Barat beberapa Tahun silam dalam arena ring tinju profesional, dapat kembali mendapatkan sorotan Dunia.

Hal ini merupakan inisiatif jajaran Polda Papua Barat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Papua  Barat Yakni Gubernur Papua Barat Drs. D. Mandacan, instansi dan kemitraan jajaran Pemda yaitu Pemda Mansel,  dan Kota Manokwari serta jajaran Pangdam XVIII Kasuari Papua Badat untuk menyelenggarakan pertandingan Tinju Profesional. Hal ini sendiri dibentuk atas gagasan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si.

Sesuai Pantuan media ini, Jumat (7/7) atau H-1 pelaksanaan pertandingan Tinju Profesioal yang dijadwalkan akan di gelar pada Sabtu (8/7) besok,  Polda Papua Barat melalui Bi Dokkes Polda Papua Barat dan kemitraan serta jajaran Promotor melaksanakan pengukuran berat badan dan kesehatan bagi 16 para peserta tinju guna kesiapan para peserta esok hari bertempat di Swissbell hotel Manokwari, Jumat (7/7) pukul 10.30 wit.

Turur Hadir Gubernur Provinsi Papua Barat dalam hal ini diwakili Kadispora Papua Barat, Kapolda Papua Barat yang diwakili Wakapolda Papua Barat, Sekjen KTPI Pusat, KTPI Papua Barat, Promotor Tinju Wasit, Petinju Dunia.

Dimana Para petinju ini berasal dari berbagai daerah di tanah air seperti Makasar, Jakarta, dan Papua Barat dan diikuti dari berbagai golongan usia.

Memang beberapa tahun silam pertandingan tinju pernah digelar di tanah Papua yakni sekitar tahun 2011 di Papua Barat dan tahun 2012 di Nabire. Dalam sejarah tercatat Manokwari dahulu terkenal gudangnya tinju, oleh karena itu Polda Papua Barat ingin membangkitkan semangat tinju yang ada di Papua Barat ini sekaligus menjaring atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 mendatang.

“Harapan awal menjelang tahun 2020 Papua Barat minimal nambang emas dari tinju dan daripada berkelahi di jalan lebih baik kami giring ke ring tinju” ucap Wakapolda Papua Barat Kombes Pol. Drs. Pietrus Waine, S.H., M.Hum.

Melalui pergelaran tinju profesional ini diharapkan kedepan akan ada petinju dari Papua Barat yang dapat bertanding ke luar negeri, serta Melalui olahraga tinju diPapua Barat seyogianya menjadi cermin harga diri bangsa Indonesia. (ian)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.