Temu Daerah Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak di Provinsi Papua Barat.

Ir. Agustina Erni. Asisten Deputi partisipasi masyarakat. Pada kementerian KPPA.

Lensapapua–   Kementerian Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPPA) menggelar kegiatan ” Temu daerah partisipasi untuk kesejahteraan perempuan dan anak” diprovinsi Papua Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yang dimulai dari 29-30 September di Swissbel hotel Manokwari dibuka secara resmi oleh Asisten III bidang administrasi Setda Papua barat, Dihadiri masing-masing perwakilan dari 12 kabupaten dan 1 kota se-Papua Barat. Jumat (29/9-2017)

Tujuan dari kegiatan ini, untuk mencari win-win solusi terkait bagaimana cara mensosialisasikan “perlindungan terhadap perempuan dan anak”.

Seperti 3 program unggulan KPPA yang tertuang pada visi misi kabinet kerja Jokowi-JK, bagaimana cara meng- akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri ketidakadilan/kesenjangan ekonomi untuk perempuan.

Sambutan Gubernur Papua Barat yang dibacakan asisten III Drs. FX. Kosama menjelaskan, bahwa tugas pemerintah adalah memberdayakan dan mengintegrasikan semua potensi masyarakat dan golongan.

Termasuk potensi kaum perempuan kearah pencapaian tujuan pembangunan pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan status, posisi dan peran perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki.

Peningkatan pendidikan bagi kaum perempuan sangat penting. karena dengan meningkatnya pendidikan perempuan, pastinya diharapkan dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat mendidik dan membina anak-anak generasi kuda bangsa kearah yang lebih baik. RED

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.