Silaturahmi Dengan Masyarakat Desa Soribo, Polda Papua Barat Dorong Bangun Kemitraan

banner 120x600
banner 468x60

MANOKWARI, lensapapua.com — Dalam rangka meningkatkan kemitraan, Polda Papua Barat melaksanakan silaturahmi dengan perangkat desa Soribo dan sekaligus bersilaturahmi dengan warga desa Soribo, pada Jumat (19/05/23).

Dipimpin oleh Karo Rena Polda Papua Barat Kombes Pol. Ary Wahyu Widijananto, S.I.K.,turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yakni Kepala Kampung Soribo Natalius Salabay beserta perangkat kampung, tokoh agama, dan diikuti oleh warga kampung Soribo. Kegiatan ini adalah untuk membangun kemitraan dengan perangkat desa masyarakat soribo semakin meningkat dan solid bersama Polri.

banner 325x300

Tak hanya bersilaturahmi kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi tentang kesiapan Pemilu yang akan dilaksanakan sekaligus membuka ruang diskusi masukan dan saran agar tercipta kamtimas yang aman, lancar dan terkendali.

Pada kesempatan tersebut juga, masyarakat menginginkan adanya kegiatan patroli polisi yang ditingkatkan di Kampung Soribo, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat, karena masih ditemukan adanya anak-anak yang mabuk membuat keributan.

Masyarakat juga mengharapkan adanya penerimaan anggota Polri dengan memperhatikan Orang Asli Papua (OAP).

Masyarakat menyampaikan jalan di Kampung Soribo sering melintas kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga dari pihak aparat Pemerintahan Kampung Soribo akan membuat Polisi tidur, hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kebut-kebutan dan kecelakaan lalu lintas.

“Apabila ada permasalahan terkait keamanan, masyarakat dapat melaporkan ke Polisi melalui sarana telpon 110, bisa melaporkan kepada anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kampung Soribo,”Ucap Karo Rena.

Sementara, untuk anak-anak Papua yang ingin masuk menjadi anggota Polisi, agar dipersiapkan dari jauh hari dan dibina serta melakukan pelatihan-pelatihan sesuai tahapan tes masuk menjadi anggota Polisi serta aparat pemerintahan Kampung Soribo yang akan membuat gundukan buatan yang dipasang melintang di permukaan jalan (Polisi tidur,red) agar tetap memperkirakan jarak aman, serta tidak pada permukaan jalan menanjak atau turunan dan berada di tikungan badan jalan sebagaimana tertuang dalam PP 79/2013. Sedangkan dalam UU LLAJ, dikenal dengan istilah alat pengendali dan pengaman pengguna jalan atau pembatas kecepatan.

“Sebab kalau dibuat diposisi jalan tanjakan tinggi, adanya kerawanan bagi truk yang bermuatan berat, serta antisipasi kejadian lainnya yang rawan bagi pengendara,”Ungkapnya

“Sementara menghadapi Pemilu 2024, yang akan mulai dilaksanakan di Tahun 2023 ini, disampaikan untuk Kepala Kampung Soribo untuk mengaktifkan kembali Pos Kamling di wilayah masing-masing, dan bekerja sama dengan anggota Bhabinkamtibmas terkait pendataan dan pelaksanaan kegiatan di Pos Kamlingnya,” Ujar Karo Rena menambahkan.

Pertemuan ini, turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi,S.I.K.,M.H. menurutnya, bahwa kegiatan itu antara lain untuk meningkatkan kemitraan, dan merupakan kegiatan ‘Jumat Curhat’ yang rutin dilaksanakan setiap hari jumat. (Ian)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.